Platform di Google Meet tambah fitur baru mirip Zoom
Minggu, 28 Juni 2020 19:43 WIB
Ilustrasi Google Meet (cloud.google.com)
Jakarta (ANTARA) - Platform konferensi video milik Google, Meet, sedang mengerjakan beberapa fitur baru, termasuk memungkinkan pengguna untuk menambahkan gambar atau efek blur pada latar belakang panggilan video mereka.
Seperti yang bisa dilakukan pada platform konferensi video saingannya Zoom dan Teams milik Microsoft, pengguna akan dapat memilih gambar mereka sendiri atau memilih dari opsi default.
Dikutip dari The Verge, Minggu, selain gambar latar belakang yang blur dan gambar latar belakang yang bisa diganti, ada pula fitur teks caption real-time, mode dalam kondisi kurang cahaya, fitur angkat tangan dan tampilan layar hingga 49 peserta rapat, yang akan diluncurkan ke versi konsumen dari Meet.
Google tidak memberikan rincian tentang kapan fitur-fitur baru tersebut akan tersedia, namun Meet dilaporkan telah mulai menunjukkan pratinjau dari beberapa fitur yang akan datang tersebut untuk pelanggan perusahaan dan pendidikan.
Bulan lalu, Google mengintegrasikan Meet ke Gmail dengan menambahkan tautan sidebar dan membuat pertemuan dapat dihadiri hingga 100 orang tanpa batas waktu tersedia bagi siapa pun yang memiliki akun Google.
Langkah ini dilakukan untuk mengejar ketinggalan dengan platform konferensi video Zoom yang telah menjadi aplikasi konferensi video populer untuk mereka yang bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi COVID-19.
Microsoft juga mulai mengejar Zoom dengan mengembangkan aplikasi Teams-nya yang memiliki 75 juta pengguna aktif harian, menurut perusahaan tersebut, April. Sementara, menurut Google, Meet baru-baru ini melampaui 100 juta peserta rapat harian.
Seperti yang bisa dilakukan pada platform konferensi video saingannya Zoom dan Teams milik Microsoft, pengguna akan dapat memilih gambar mereka sendiri atau memilih dari opsi default.
Dikutip dari The Verge, Minggu, selain gambar latar belakang yang blur dan gambar latar belakang yang bisa diganti, ada pula fitur teks caption real-time, mode dalam kondisi kurang cahaya, fitur angkat tangan dan tampilan layar hingga 49 peserta rapat, yang akan diluncurkan ke versi konsumen dari Meet.
Google tidak memberikan rincian tentang kapan fitur-fitur baru tersebut akan tersedia, namun Meet dilaporkan telah mulai menunjukkan pratinjau dari beberapa fitur yang akan datang tersebut untuk pelanggan perusahaan dan pendidikan.
Bulan lalu, Google mengintegrasikan Meet ke Gmail dengan menambahkan tautan sidebar dan membuat pertemuan dapat dihadiri hingga 100 orang tanpa batas waktu tersedia bagi siapa pun yang memiliki akun Google.
Langkah ini dilakukan untuk mengejar ketinggalan dengan platform konferensi video Zoom yang telah menjadi aplikasi konferensi video populer untuk mereka yang bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi COVID-19.
Microsoft juga mulai mengejar Zoom dengan mengembangkan aplikasi Teams-nya yang memiliki 75 juta pengguna aktif harian, menurut perusahaan tersebut, April. Sementara, menurut Google, Meet baru-baru ini melampaui 100 juta peserta rapat harian.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Expect new customs director general to meet revenue target: Finance Minister Indrawati
13 March 2021 3:36 WIB, 2021
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG dorong kesiapan Gen Z masuk industri energi melalui energy connect 5.0
29 January 2026 15:46 WIB
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
Kalibrasi kompetensi guru dan pelajar SMK, AHM gelar festival vokasi Satu Hati 2026
03 December 2025 14:14 WIB
Veda dan Ramadhipa siap tutup musim 2025 dengan hasil gemilang di Valencia
24 November 2025 10:29 WIB