iOS 14 beta ungkap aplikasi TikTok ternyata mengintai pengguna iPhone
Selasa, 30 Juni 2020 4:50 WIB
Ilustrasi iOS 14 (apple.com)
Jakarta (ANTARA) - Pengguna iPhone yang menyimpan sementara data yang telah disalin dari satu aplikasi dan disisipkan di aplikasi lainnya, ternyata dimanfaatkan oleh sejumlah aplikasi termasuk TikTok.
Menurut Digital Trends, dikutip dari Phone Arena, Senin, beta publik pertama dari iOS 14 mengungkapkan bahwa TikTok dapat mengakses clipboard dari pengguna iPhone. Hal ini menjadi masalah jika data yang disalin adalah informasi penting, seperti nomor rekening bank atau nomor jaminan sosial.
TikTok merupakan aplikasi video berdurasi pendek yang sangat populer, bahkan menjadi aplikasi paling populer di App Store dan Play Store. Namun, Peterson Institute for International Economics menyebutnya sebagai "masalah besar" dalam hal keamanan.
Pada bulan Februari, sejumlah pengembang menemukan masalah terkait sistem copy paste di iOS yang membuat informasi sensitif tidak terlindungi.
Salah satu pengembang yang menemukan masalah ini, Tommy Mysk, mengatakan kepada Digital Trends bahwa pada konferensi pengembang WWDC 2020, masalah tersebut telah diperbaiki berkat fitur di iOS 14 yang menampilkan peringatan spanduk kepada pengguna iPhone ketika aplikasi sedang membaca clipboard mereka.
Telegraph melaporkan bahwa ketika versi beta iOS 14 dirilis awal bulan ini, pengguna sudah mulai menerima pemberitahuan dari aplikasi seperti AccuWeather, AliExpress, Call of Duty Mobile, Google News, Overstock, Patreon dan TikTok.
Chief Emoji Officer di Emojipedia, Jeremy Burge, melalui akun Twitter-nya mengunggah seberapa sering TikTok mengakses clipboard iPhone miliknya. Video tersebut menunjukkan bahwa setiap satu hingga tiga ketukan, TikTok berusaha mengambil konten clipboard Burge.
Setiap kali TikTok mencoba tindakan ini, Jeremy menerima peringatan. Video lain yang diposting oleh Ryan Jones menunjukkan bagaimana iOS 14 memperingatkan pengguna ketika clipboard mereka sedang dimata-matai.
Karena banyaknya pengguna iOS dan pembuat konten dari aplikasi asal China itu, TikTok menjadi kekhawatiran utama bagi beberapa pakar keamanan.
Pada bulan Maret, TikTok mengatakan kepada Telegraph akan berhenti memata-matai clipboard pengguna iOS. TikTok mengklaim bahwa jenis clipboard yang mengintai pengguna pada bulan Maret itu berbeda dari jenis saat ini.
Menurut Digital Trends, dikutip dari Phone Arena, Senin, beta publik pertama dari iOS 14 mengungkapkan bahwa TikTok dapat mengakses clipboard dari pengguna iPhone. Hal ini menjadi masalah jika data yang disalin adalah informasi penting, seperti nomor rekening bank atau nomor jaminan sosial.
TikTok merupakan aplikasi video berdurasi pendek yang sangat populer, bahkan menjadi aplikasi paling populer di App Store dan Play Store. Namun, Peterson Institute for International Economics menyebutnya sebagai "masalah besar" dalam hal keamanan.
Pada bulan Februari, sejumlah pengembang menemukan masalah terkait sistem copy paste di iOS yang membuat informasi sensitif tidak terlindungi.
Salah satu pengembang yang menemukan masalah ini, Tommy Mysk, mengatakan kepada Digital Trends bahwa pada konferensi pengembang WWDC 2020, masalah tersebut telah diperbaiki berkat fitur di iOS 14 yang menampilkan peringatan spanduk kepada pengguna iPhone ketika aplikasi sedang membaca clipboard mereka.
Telegraph melaporkan bahwa ketika versi beta iOS 14 dirilis awal bulan ini, pengguna sudah mulai menerima pemberitahuan dari aplikasi seperti AccuWeather, AliExpress, Call of Duty Mobile, Google News, Overstock, Patreon dan TikTok.
Chief Emoji Officer di Emojipedia, Jeremy Burge, melalui akun Twitter-nya mengunggah seberapa sering TikTok mengakses clipboard iPhone miliknya. Video tersebut menunjukkan bahwa setiap satu hingga tiga ketukan, TikTok berusaha mengambil konten clipboard Burge.
Setiap kali TikTok mencoba tindakan ini, Jeremy menerima peringatan. Video lain yang diposting oleh Ryan Jones menunjukkan bagaimana iOS 14 memperingatkan pengguna ketika clipboard mereka sedang dimata-matai.
Karena banyaknya pengguna iOS dan pembuat konten dari aplikasi asal China itu, TikTok menjadi kekhawatiran utama bagi beberapa pakar keamanan.
Pada bulan Maret, TikTok mengatakan kepada Telegraph akan berhenti memata-matai clipboard pengguna iOS. TikTok mengklaim bahwa jenis clipboard yang mengintai pengguna pada bulan Maret itu berbeda dari jenis saat ini.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cara menonton peluncuran iPhone 16 dalam ajang Apple "It's Glowtime"
09 September 2024 8:54 WIB, 2024
Dapatkan Toyota Impian dengan DP 20 Jutaan dan raih hadiah Lucky Draw 1 unit All New Voxy & 200 Iphone 12 mini
20 February 2021 12:40 WIB, 2021
Apple dilaporkan berencana produksi lebih banyak iPhone tahun depan
16 December 2020 11:41 WIB, 2020
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
Tunjukkan dominasi, pebalap belia Astra Honda melesat di Thailand Talent Cup 2026
04 May 2026 13:50 WIB
DSLNG perkuat kolaborasi Energi, Pemerintah tegaskan dukungan regulasi investasi
24 April 2026 19:57 WIB
PT Vale Indonesia buka lowongan kerja hingga 17 April 2026, Ini daftar posisinya
14 April 2026 9:20 WIB
Naik peringkat raih PROPER hijau 2026, langkah nyata DSLNG perkuat kinerja lingkungan
12 April 2026 17:44 WIB