Apple dilarang blokir peralatan Unreal Engine
Rabu, 26 Agustus 2020 20:34 WIB
Ilustrasi game Fortnite (Pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Hakim federal di Amerika Serikat melarang Apple Inc mematikan peralatan Unreal Engine buatan Epic Games, dalam perselisihan tentang pemblokiran game Fortnite.
"Epic Games dan Apple dalam keadaan bebas untuk mengajukan perkara, namun, perselisihan mereka seharusnya tidak menimbulkan kerusakan bagi pengamat," kata Hakim Yvonne Gonzalez Rogers, dalam keputusan pengadilan tertulis, dikutip dari Reuters, Rabu.
Epic Games, pengembang game Fortnite, membuat peralatan untuk pengembang bernama Unreal Games, yang digunakan perusahaan lain untuk mendukung grafis game di iPhone.
Perselisihan ini bermula ketika Apple menghapus game Fortnite dari App Store karena dianggap melanggar kebijakan soal pembayaran.
Epic Games membuat metode pembayaran lagi di dalam game Fortnite, alih-alih menggunakan sistem dari Apple, yang akan dikenakan komisi 15 hingga 30 persen.
Bukan hanya game, Apple juga menutup akun pengembang Epic Games untuk mendistribusikan Unreal Engine.
Hakim Gonzalez Rogers mengatakan masalah tentang game Fortnite terjadi karena perbuatan Epic Games dan menolak untuk memulihkan.
Sementara tentang Unreal Engine, dia mengatakan aksi Apple terhadap afiliasi Epic Games terlalu keras karena mereka tidak melanggar kebijakan Apple seperti pada masalah Fortnite.
"Epic Games dan Apple dalam keadaan bebas untuk mengajukan perkara, namun, perselisihan mereka seharusnya tidak menimbulkan kerusakan bagi pengamat," kata Hakim Yvonne Gonzalez Rogers, dalam keputusan pengadilan tertulis, dikutip dari Reuters, Rabu.
Epic Games, pengembang game Fortnite, membuat peralatan untuk pengembang bernama Unreal Games, yang digunakan perusahaan lain untuk mendukung grafis game di iPhone.
Perselisihan ini bermula ketika Apple menghapus game Fortnite dari App Store karena dianggap melanggar kebijakan soal pembayaran.
Epic Games membuat metode pembayaran lagi di dalam game Fortnite, alih-alih menggunakan sistem dari Apple, yang akan dikenakan komisi 15 hingga 30 persen.
Bukan hanya game, Apple juga menutup akun pengembang Epic Games untuk mendistribusikan Unreal Engine.
Hakim Gonzalez Rogers mengatakan masalah tentang game Fortnite terjadi karena perbuatan Epic Games dan menolak untuk memulihkan.
Sementara tentang Unreal Engine, dia mengatakan aksi Apple terhadap afiliasi Epic Games terlalu keras karena mereka tidak melanggar kebijakan Apple seperti pada masalah Fortnite.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DSLNG kembali gelar donor darah, berhasil kumpulkan 250 kantong darah untuk Banggai
11 May 2026 14:03 WIB
Tunjukkan dominasi, pebalap belia Astra Honda melesat di Thailand Talent Cup 2026
04 May 2026 13:50 WIB
DSLNG perkuat kolaborasi Energi, Pemerintah tegaskan dukungan regulasi investasi
24 April 2026 19:57 WIB
PT Vale Indonesia buka lowongan kerja hingga 17 April 2026, Ini daftar posisinya
14 April 2026 9:20 WIB
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG kembali gelar donor darah, berhasil kumpulkan 250 kantong darah untuk Banggai
11 May 2026 14:03 WIB
Tunjukkan dominasi, pebalap belia Astra Honda melesat di Thailand Talent Cup 2026
04 May 2026 13:50 WIB
DSLNG perkuat kolaborasi Energi, Pemerintah tegaskan dukungan regulasi investasi
24 April 2026 19:57 WIB