Diego Maradona dirawat di RS akibat anemia
Rabu, 4 November 2020 3:02 WIB
Dokumentasi: Diego Maradona pada 8 September 2019. (REUTERS/Agustin Marcarian.)
Jakarta (ANTARA) - Bintang sepak bola Argentina Diego Maradona menderita anemia dan dehidrasi namun mengalami pemulihan dengan baik di rumah sakit, kata dokter pribadinya, Selasa.
Maradona (60), masih menjalani pemeriksaan setelah ia dibawa ke Klinik Ipensa di La Plata, Argentina pada Senin, menurut dokternya Leopoldo Luque, yang mengatakan kondisinya tidak terkait dengan COVID-19.
"Dia berkembang seperti yang kami inginkan. Saya harap dia mau tinggal sampai besok," kata Luque kepada wartawan. "Ia harus menjalani perawatan jangka panjang," lanjutnya seperti dikutip Reuters, Selasa.
Luque mengatakan pada Senin bahwa Maradona "tidak sehat secara psikologis" dan itu berpengaruh terhadap kesehatan fisiknya. Dia diperkirakan berada dalam observasi selama sedikitnya tiga hari.
Maradona, yang memenangi Piala Dunia bersama Argentina pada 1986 dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, melatih klub lokal Gimnasia y Esgrima.
Ia terakhir muncul ke publik pada ulang tahunnya yang ke-60 Jumat lalu sebelum pertandingan liga timnya melawan Patronato.
Baca juga: Maradona bantu warga Buenos Aires
Baca juga: Dia Diego Maradona, antara seks dan kokain
Baca juga: Maradona ditangkap di bandara Meksiko
Maradona (60), masih menjalani pemeriksaan setelah ia dibawa ke Klinik Ipensa di La Plata, Argentina pada Senin, menurut dokternya Leopoldo Luque, yang mengatakan kondisinya tidak terkait dengan COVID-19.
"Dia berkembang seperti yang kami inginkan. Saya harap dia mau tinggal sampai besok," kata Luque kepada wartawan. "Ia harus menjalani perawatan jangka panjang," lanjutnya seperti dikutip Reuters, Selasa.
Luque mengatakan pada Senin bahwa Maradona "tidak sehat secara psikologis" dan itu berpengaruh terhadap kesehatan fisiknya. Dia diperkirakan berada dalam observasi selama sedikitnya tiga hari.
Maradona, yang memenangi Piala Dunia bersama Argentina pada 1986 dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, melatih klub lokal Gimnasia y Esgrima.
Ia terakhir muncul ke publik pada ulang tahunnya yang ke-60 Jumat lalu sebelum pertandingan liga timnya melawan Patronato.
Baca juga: Maradona bantu warga Buenos Aires
Baca juga: Dia Diego Maradona, antara seks dan kokain
Baca juga: Maradona ditangkap di bandara Meksiko
Pewarta : Fitri Supratiwi
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih Timnas Argentina akui melawan Jerman di semifinal bukan hal mudah
28 November 2023 7:47 WIB, 2023
Pelatih Argentina U-17 nilai pertandingan melawan Brazil cukup sulit
25 November 2023 6:29 WIB, 2023
Delapan orang profesional medis akan disidang terkait kematian Maradona
19 April 2023 7:29 WIB, 2023
Diego Simeone ingatkan para pemain Atletico harus lebih baik sebelum lawan Real
01 March 2021 8:37 WIB, 2021