Jakarta (ANTARA) - Merk ponsel dari China, realme, sejak pertengahan tahun ini membawa seri narzo ke Indonesia.
Awal November ini, realme kembali memperbarui seri narzo, yakni narzo 20 dan narzo 20 Pro. Melihat keseriusan realme terus memperbarui seri narzo, menimbulkan pertanyaan apakah narzo akan menjadi sub-merk mereka.
Disinggung mengenai hal tersebut saat peluncuran narzo 20, Kamis, Direktur Pemasaran realme Indonesia, Palson Yi, menyatakan narzo masih menjadi salah satu seri dari realme.
"Ini masih sub-seri dari realme, bukan sub-merk," kata Yi.
Narzo hingga saat ini masih menjadi salah satu seri di realme, sama seperti seri lainnya yang menggunakan angka, seperti realme 7.
Realme menerapkan strategi pemasaran yang berbeda untuk narzo 20, seri sebelumnya hanya dipasarkan secara online.
Untuk seri terbaru ini, realme akan memasarkannya secara online maupun offline di gerai resmi dan mitra mereka. Tapi, untuk realme 20 Pro, hanya akan dijual secara online.
Realme hari ini meluncurkan ponsel berlayar 6,5 inci narzo 20 dan narzo 20 Pro, mengunggulkan fitur baterai, pengisi daya cepat dan performa.
Narzo 20 dan narzo 20 Pro masing-masing dijual seharga Rp2,199,000,- dan Rp3,199,000,-.
Baca juga: Realme luncurkan baterai besar di seri narzo 20
Baca juga: Realme 7 Pro hadirkan pengisian daya cepat 65W
Narzo akan menjadi sub-merk realme?
Jumat, 6 November 2020 10:10 WIB
realme narzo 20 Pro. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
All New Honda Vario 125 resmi meluncur di Tolitoli, awali 2026 dengan semangat "Step Up"
05 February 2026 9:46 WIB
Agus Budi Wirawan dilantik sebagai Ketua STAH Dharma Sentana Periode 2026-2030
02 February 2026 13:13 WIB
DSLNG dorong kesiapan Gen Z masuk industri energi melalui energy connect 5.0
29 January 2026 15:46 WIB
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB