Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata atau InJourney ditugaskan untuk membangun eksosistem pariwisata dalam rangka mendukung turis domestik (lokal) bisa memiliki rencana perjalanan atau travel plan sebagaimana turis asing.

"Kemarin kita peluncuran ekosistem pariwisata. Misalnya ketika kita sudah membuat dan mengintegrasikan ekosistem pariwisata yang mana dari 100 persen industri turis ini sekitar 72 persen adalah turis domestik, sedangkan 28 persennya baru turis asing," ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam diskusi daring Indonesia Digital Tribe 101 di Jakarta, Senin.

Menurut Erick Thohir, kegiatan ekonomi turis domestik menghasilkan nilai yang sangat besar, namun sayangnya turis domestik tidak memiliki rencana perjalanan dibandingkan turis asing ketika berwisata di suatu daerah.

"Ini yang sekarang kita dorong, kenapa kita juga merekrut Ibu Maya Watono untuk kita tugaskan bersama Direktur Utama InJourney Dony Oskaria untuk bisa membangun ekosistem pariwisata supaya ketika kita booking hotel, contohnya di Mandalika, kemudian akan muncul notifikasi atau pop-up mengenai 10 destinasi makanan terenak di daerah sekitar hotel tersebut," kata Erick Thohir.



Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung InJourney merupakan mega-ekosistem, mengingat InJourney bisa bergabung dengan ekosistem-ekosistem lain yang ada di BUMN, seperti perbankan.

Ia juga menambahkan dengan aplikasi super atau super apps yang namanya Livin maka hal itu nantinya bisa terintegrasi satu dengan lainnya.

Dengan demikian pembentukan Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata akan difokuskan bagaimana kesempatan untuk membangun dan menciptakan potensi pariwisata domestik, di mana potensinya selama ini masih sangat besar tetapi kurang terintegrasi.
 

Pewarta : Aji Cakti
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2024