Hanoi, Vietnam (ANTARA) - Pelaksanaan SEA Games 2021 Vietnam yang telah digelar sejak 12-22 Mei resmi ditutup oleh Perdana Menteri Republik Sosialis Vietnam Pam Minh Chinh dalam upacara penutupan di Vietnam Asian Indoor Games Stadium, Hanoi, Senin malam.

Berakhirnya SEA Games 2021 ditandai dengan pemadaman api kaldron di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Senin.

Perdana Menteri Pam Minh Cinch menyampaikan salam perpisahan kepada para atlet dan semua pihak yang telah terlibat dalam SEA Games 2021. Ia mengapresiasi para atlet yang telah melalui kompetisi dengan menjunjung sportivitas.

“Ada senyum, kegembiraan, dan kemenangan. Ada air mata, kesedihan dan penyesalan ketika hasil yang diharapkan belum tercapai. Namun yang terpenting semua atlet berusaha sebaik mungkin,” kata Pam Minch Cinch di Asian Indoor Games Stadium, Hanoi, Senin malam.

“Ini adalah kemenangan bagi kita semua, kemenangan jiwa olahraga yang jujur, tidak memihak, murni dan mulia,” tambah dia.

Tuan rumah Vietnam menjadi juara umum SEA Games ke-31 dengan meraih 205 emas, 125 perak, dan 116 perunggu, diikuti Thailand yang finis di posisi kedua dengan 92 emas, 103 perak, dan 136 perunggu.

Sementara itu, Indonesia yang menerjunkan berkekuatan 499 atlet dari 32 cabang olahraga, menempati peringkat ketiga klasemen akhir perolehan medali dengan koleksi 69 emas, 91 perak, dan 81 perunggu.

Catatan tersebut lebih baik dibanding edisi sebelumnya di Filipina saat kontingen Merah Putih finis di urutan keempat.

SEA Games 2021 Vietnam juga menjadi catatan sejarah menandai untuk pertama kalinya bola basket putra Indonesia meraih medali emas, mematahkan dominasi Filipina yang selalu menempati podium teratas dalam 13 edisi terakhir kejuaraan kawasan Asia Tenggara itu.

SEA Games ke-32 selanjutnya akan digelar di Kamboja pada 2023 mendatang.


Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2024