Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, mengoptimalkan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk meningkatkan kualitas guru di Tanah Air khususnya di wilayah Sulteng.
Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Datokarama Dr Askar, di Sigi, Rabu, mengemukakan PPG menjadi satu instrumen pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah secara nasional untuk meningkatkan kompetensi guru.
"PPG adalah program nasional untuk peningkatan kompetensi guru, dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang unggul," ucap Askar.
Ia mengemukakan peserta guru yang dibiayai oleh pemerintah daerah di Sulteng untuk mengikuti program PPG di UIN Palu tahun 2021 berjumlah 37 orang, tahun 2022 meningkat menjadi 290 orang .
Ia menguraikan 290 orang guru tersebut berasal dari lima kabupaten dan satu kota di Sulteng di antaranya terdiri dari Kota Palu, Buol, Morowali, Banggai Kepulauan, Banggai Laut.
Pihaknya, kata dia, meningkatkan kompetensi guru meliputi yang difokuskan pada kompetensi profesional, pedagogik, personal, dan kompetensi sosial.
Untuk meningkatkan kompetensi tersebut, ujar dia, FTIK melibatkan 84 pengajar dalam program PPG tahun 2022 ini meliputi 68 dosen dan 16 orang guru pamong.
"Saat ini kami sedang melakukan evaluasi terhadap program PPG, untuk lebih mengoptimalkan peningkatan kompetensi guru," kata dia.
Lewat evaluasi itu, kata dia, para tenaga pengajar ditingkatkan keterampilannya terkait dengan penggunaan learning management system (LMS).
"Di samping itu, kami juga mendorong keaktifan para dosen atau tenaga pengajar," ungkapnya.
FTIK UIN Palu dalam teknis evaluasi pelaksanaan program PPG melibatkan Kementerian Agama RI yaitu Direktur Pendidikan Agama Islam Amrullah.
"Kemenag menyarankan kepada kami agar semakin meningkatkan kualifikasi tenaga pengajar atau dosen," sebutnya.
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Prof Sagaf Pettalongi mengemukakan guru yang belum mendapat sertifikasi kompetensi, harus mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diselenggarakan oleh pemerintah kerja sama perguruan tinggi.
"PPG adalah program nasional, dan UIN Palu menjadi salah satu penyelenggara yang diakui oleh pemerintah," ucap Prof Sagaf.
Rektor UIN Datokarama Prof Sagaf Pettalongi (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Datokarama Dr Askar, di Sigi, Rabu, mengemukakan PPG menjadi satu instrumen pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah secara nasional untuk meningkatkan kompetensi guru.
"PPG adalah program nasional untuk peningkatan kompetensi guru, dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang unggul," ucap Askar.
Ia mengemukakan peserta guru yang dibiayai oleh pemerintah daerah di Sulteng untuk mengikuti program PPG di UIN Palu tahun 2021 berjumlah 37 orang, tahun 2022 meningkat menjadi 290 orang .
Ia menguraikan 290 orang guru tersebut berasal dari lima kabupaten dan satu kota di Sulteng di antaranya terdiri dari Kota Palu, Buol, Morowali, Banggai Kepulauan, Banggai Laut.
Pihaknya, kata dia, meningkatkan kompetensi guru meliputi yang difokuskan pada kompetensi profesional, pedagogik, personal, dan kompetensi sosial.
Untuk meningkatkan kompetensi tersebut, ujar dia, FTIK melibatkan 84 pengajar dalam program PPG tahun 2022 ini meliputi 68 dosen dan 16 orang guru pamong.
"Saat ini kami sedang melakukan evaluasi terhadap program PPG, untuk lebih mengoptimalkan peningkatan kompetensi guru," kata dia.
Lewat evaluasi itu, kata dia, para tenaga pengajar ditingkatkan keterampilannya terkait dengan penggunaan learning management system (LMS).
"Di samping itu, kami juga mendorong keaktifan para dosen atau tenaga pengajar," ungkapnya.
FTIK UIN Palu dalam teknis evaluasi pelaksanaan program PPG melibatkan Kementerian Agama RI yaitu Direktur Pendidikan Agama Islam Amrullah.
"Kemenag menyarankan kepada kami agar semakin meningkatkan kualifikasi tenaga pengajar atau dosen," sebutnya.
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Prof Sagaf Pettalongi mengemukakan guru yang belum mendapat sertifikasi kompetensi, harus mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diselenggarakan oleh pemerintah kerja sama perguruan tinggi.
"PPG adalah program nasional, dan UIN Palu menjadi salah satu penyelenggara yang diakui oleh pemerintah," ucap Prof Sagaf.