Brigade Al-Qassam mengaku hancurkan 136 kendaraan militer Israel
Kamis, 9 November 2023 15:04 WIB
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel pada 7 November 2023 ini menunjukkan pasukan Israel melanjutkan operasi darat di Jalur Gaza. (Xinhua)
Gaza, Palestina (ANTARA) - Sayap bersenjata kelompok Palestina Hamas, Brigade Al-Qassam pada Rabu (8/11) mengumumkan bahwa pihaknya telah mendokumentasikan penghancuran 136 kendaraan militer Israel sejak operasi darat dimulai di Gaza.
Juru bicara Al-Qassam Abu Ubaida, dalam pernyataan yang disiarkan Al-Aqsa TV, saluran yang berafiliasi dengan Hamas, mengatakan "Kami telah mendokumentasikan penghancuran 136 kendaraan militer Israel, baik keseluruhan maupun sebagian, sejak dimulainya operasi darat Israel."
"Para musuh (Israel) mengganggu pembebasan empat tahanan asing kami dengan meningkatkan serangan udara dan melakukan pembantaian, seperti mereka menghambat pembebasan 12 di antaranya beberapa hari yang lalu,” lanjut Ubaida.
Mengenai kemungkinan pertukaran tahanan, Ubaida mengatakan "Pendekatan kami satu-satunya adalah kesepakatan komprehensif untuk menukarkan tahanan, baik seluruhnya atau sebagian, atau kelompok demi kelompok".
"Kami memiliki tahanan perempuan, orang lanjut usia. dan mereka dengan kesehatan buruk di penjara wilayah yang diduduki, seperti mereka juga memiliki tahanan dengan kategori serupa," tambahnya.
Selama operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober lalu, Hamas menangkap sekitar 242 warga Israel untuk potensi pertukaran dengan sekitar 6.000 tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel, menurut statistik resmi.
Sebagai protes, keluarga tahanan Israel menuntut pembebasan segera keluarga mereka, setelah menyuarakan kemarahan ke pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Ubaida menambahkan "Dibanding pembantaian dan pemboman biadab, kami bermanuver dan terlibat dengan musuh Israel dari jarak dekat.”
Sumber: Anadolu
Juru bicara Al-Qassam Abu Ubaida, dalam pernyataan yang disiarkan Al-Aqsa TV, saluran yang berafiliasi dengan Hamas, mengatakan "Kami telah mendokumentasikan penghancuran 136 kendaraan militer Israel, baik keseluruhan maupun sebagian, sejak dimulainya operasi darat Israel."
"Para musuh (Israel) mengganggu pembebasan empat tahanan asing kami dengan meningkatkan serangan udara dan melakukan pembantaian, seperti mereka menghambat pembebasan 12 di antaranya beberapa hari yang lalu,” lanjut Ubaida.
Mengenai kemungkinan pertukaran tahanan, Ubaida mengatakan "Pendekatan kami satu-satunya adalah kesepakatan komprehensif untuk menukarkan tahanan, baik seluruhnya atau sebagian, atau kelompok demi kelompok".
"Kami memiliki tahanan perempuan, orang lanjut usia. dan mereka dengan kesehatan buruk di penjara wilayah yang diduduki, seperti mereka juga memiliki tahanan dengan kategori serupa," tambahnya.
Selama operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober lalu, Hamas menangkap sekitar 242 warga Israel untuk potensi pertukaran dengan sekitar 6.000 tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel, menurut statistik resmi.
Sebagai protes, keluarga tahanan Israel menuntut pembebasan segera keluarga mereka, setelah menyuarakan kemarahan ke pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Ubaida menambahkan "Dibanding pembantaian dan pemboman biadab, kami bermanuver dan terlibat dengan musuh Israel dari jarak dekat.”
Sumber: Anadolu
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Israel sebut komandannya tewas dalam operasi di Jabalia, Gaza
21 October 2024 9:03 WIB, 2024
Kasad minta adanya interaksi langsung dalam latihan bersama SFAB militer AS
06 May 2021 18:02 WIB, 2021