Jakarta (ANTARA) - Produsen air minum dalam kemasan menyerahkan satu unit mobil pengangkut sampah kepada pengurus Masjid Istiqlal, Jakarta, dalam upaya meningkatkan kepedulian masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan di lingkup keagamaan.

VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto mengatakan pemberian bantuan mobil pengangkut sampah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan keberkahan Ramadhan yang digelar perusahaan selama 16 Maret hingga 7 April 2024.

"Kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan di antaranya menyelenggarakan kajian mengenai pentingnya pemenuhan hidrasi sehat saat berpuasa, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan mengirimkan donasi sebagai bentuk kepedulian bagi saudara-saudara korban agresi di Palestina.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya menjadi mitra masjid-masjid di Indonesia dalam pemenuhan hidrasi melalui produk yang berkualitas, mengirimkan bantuan terkait keperluan Ramadhan, Idul Fitri, dan bencana alam, serta membangun sarana air bersih dan sanitasi di sembilan pesantren serta satu kantor pengurus cabang Nahdlatul Ulama.

Sebagai mitra pemenuhan hidrasi masjid dalam berbagai acara buka puasa, perusahaan telah menyalurkan lebih dari satu juta botol sepanjang Ramadhan, sementara itu dalam pasar sembako murah untuk memenuhi kebutuhan pangan yang murah dan berkualitas bekerja sama dengan MCMI dan Yayasan Alma menyalurkan lebih dari 17.000 paket sembako.

Terkait komitmen untuk mendukung masyarakat Palestina, Vera menyatakan perusahaan bersama sejumlah mitra di Sumatra Barat juga menyerahkan dukungan materi melalui Badan Amil Zakat Nasional, Sumatra Barat. Hingga saat ini, total donasi untuk Palestina mencapai lebih dari Rp4 miliar.

Sementara itu, Kepala Bidang Peribadatan Masjid Istiqlal Bukhori Sail Attahiri menyampaikan apresiasinya atas upaya kolaborasi pengelolaan sampah dengan perusahaan air minum dalam kemasan tersebut.

"Program ini sangat bermanfaat bagi kami karena kami menghasilkan jumlah sampah yang sangat besar, terutama selama bulan Ramadhan," ujarnya.

Dikatakannya, program pengolahan sampah ini akan memperlancar proses pembuangan limbah sehingga sampah dapat terkelola dengan baik, terlebih produksi sampah di Masjid Istiqlal bisa mencapai dua truk dalam sehari.

"Kami berharap program ini dapat diikuti oleh masjid-masjid lain atau pihak swasta maupun pemerintah. Kita dapat semakin mempererat dan mengembangkan kerja sama yang baik ke depannya," katanya.

 

Pewarta : Subagyo
Editor : Andriy Karantiti
Copyright © ANTARA 2024