Gunung Kidul - Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki potensi geosite karts, sehingga bisa menjadi kawasan geopark.
         
"Geosite yang dimiliki Kabupaten Gunung Kidul meliputi Gua Pindul, Gunung api purba Nglanggeran, Kalisuci, dan Gua Jomblang, serta Bengawan Solo purba," kata Kepala Sub Bidang Tata Ruang, Lingkungan Hidup, dan Permukiman Bappeda Gunung Kidul Sri Agus Wahyono, Selasa.
         
Menurut dia, Kabupaten Gunung Kidul memiliki sejumlah geosite yang dapat kita unggulkan, karena kekayaan kriterianya yang mendunia. "Juga memiliki tempat wisata, dan memiliki budaya, sehingga tinggal merangkai saja," katanya.
         
Sri Agus mengatakan rencananya geosite-geosite tersebut akan diusulkan sebagai geopark internasional di bawah jaringan The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
         
Untuk mengusulkan ke UNESCO, kata dia, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul harus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, serta Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
         
"Untuk mengusulkan geosite itu ke UNESCO agar menjadi geopark internasional, masih ada waktu hingga Maret 2013," katanya.
         
Untuk itu, kata dia, pihaknya akan membuat langkah bersama menyusun proposal pengajuan kawasan geopark karts Gunungsewu ke UNESCO.
         
Menurut dia, geosite-geosite yang ada di tiga wilayah kabupaten di tiga provinsi ini, memiliki kriteria seperti yang ditetapkan  UNESCO.
         
Kriteria yang dimaksud yakni pembangunan kawasan geopark adalah kawasan yang memiliki bentang alam geologi unggulan, memiliki geosite bertaraf internasional seperti sains, pendidikan, dan estetika, serta memiliki masyarakat lokal yang memperoleh manfaat dari pengembangan geopark. (KR-STR)

Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026