Intelejen Kejagung tenukan Komik LGBT
Selasa, 24 April 2018 15:53 WIB
Kejaksaan Agung (Foto antara/ist)
Jakarta, (Antaranews Sulteng) - Tim intelijen Kejaksaan Agung menemukan ratusan Komik bergambar LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Dan Transgender) berbahasa Cina di Kantor Pos Besar Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa.
Direktur Sosial Budaya dan Masyarakat Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) M Yusuf menyebutkan temuan itu berkat menempatkan jaksa intelijen di berbagai titik, mulai dari pelabuhan-pelabuhan dan saat hendak disebar berbagai wilayah di Indonesia baru ditemukan di Kantor Pos, Pasar Baru.
"Jadi kami tadi baru menemukan komik bergambar LGBT di Kantor Pelayanan Pos Besar, Pasar Baru, komik LGBT terbaru hari ini, komik-komik itu berbahasa China," kata Yusuf saat mendampingi JAM Intelijen Jan Maringka saat temu wartawan peliput Kejagung.
Kendati demikian, Yusuf belum bisa merinci seberapa banyak komik yang ditemukan tersebut. Demikian pula dengan penerbit buku tersebut, lantaran baru ditemukan jajaran hari ini.
"Pada saatnya kita masih inventarisir komik-komik tersebut, begitu juga penerbit dan masih tahap pendataan, yang jelas isinya tulisan Cina atau bahas mandarin," katanya.
Ia menyebutkan jika ditemukan pelaku yang menerima di Indonesia serta yang mendistribusikan itu, maka pihaknya selaku jaksa akan merekomendasikan ke pihak penyidik dalam hal ini kepolisian.
"Kalau sudah ditemukan pelakunya, kami akan rekomendasikan kepada penyidik Polri," katanya.
Ia menegaskan pihaknya hanya memberikan edukasi, dan tidak melakukan tindakan hukum.
Direktur Sosial Budaya dan Masyarakat Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) M Yusuf menyebutkan temuan itu berkat menempatkan jaksa intelijen di berbagai titik, mulai dari pelabuhan-pelabuhan dan saat hendak disebar berbagai wilayah di Indonesia baru ditemukan di Kantor Pos, Pasar Baru.
"Jadi kami tadi baru menemukan komik bergambar LGBT di Kantor Pelayanan Pos Besar, Pasar Baru, komik LGBT terbaru hari ini, komik-komik itu berbahasa China," kata Yusuf saat mendampingi JAM Intelijen Jan Maringka saat temu wartawan peliput Kejagung.
Kendati demikian, Yusuf belum bisa merinci seberapa banyak komik yang ditemukan tersebut. Demikian pula dengan penerbit buku tersebut, lantaran baru ditemukan jajaran hari ini.
"Pada saatnya kita masih inventarisir komik-komik tersebut, begitu juga penerbit dan masih tahap pendataan, yang jelas isinya tulisan Cina atau bahas mandarin," katanya.
Ia menyebutkan jika ditemukan pelaku yang menerima di Indonesia serta yang mendistribusikan itu, maka pihaknya selaku jaksa akan merekomendasikan ke pihak penyidik dalam hal ini kepolisian.
"Kalau sudah ditemukan pelakunya, kami akan rekomendasikan kepada penyidik Polri," katanya.
Ia menegaskan pihaknya hanya memberikan edukasi, dan tidak melakukan tindakan hukum.
Pewarta : Riza Fahriza
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo saksikan penyerahan uang korupsi CPO Rp13 triliun di Kejagung
20 October 2025 12:13 WIB