Jakarta,  (Antaranews Sulteng) - Charles H. Ellis III uskup yang memimpin upacara pemakaman Aretha Franklin meminta maaf kepada Ariana Grande. Ellis kedapatan terlihat menyentuh bagian payudara Ariana Grande ketika menyapa sang penyanyi usai tampil di panggung.

Dari gambar yang beredar, tangan Ellis terlihat menggenggam Grande jauh di atas pinggangnya, dengan jari-jarinya menekan salah satu sisi dadanya. Sang pendeta pun langsung meminta maaf dalam wawancara dengan The Associated Press di pemakaman di mana Franklin dikebumikan, pada Jumat malam waktu setempat.

"Tidak ada niatan dari saya untuk menyentuh payudara wanita mana pun ... Aku tidak tahu kurasa aku melingkarkan tanganku di sekelilingnya," kata Ellis seperti dikutip dari Foxnews, Sabtu. "Mungkin aku melewati batas, mungkin aku terlalu ramah atau akrab, tetapi sekali lagi, aku minta maaf."

Dia mengatakan, memeluk semua penampil yang hadir dalam upacara pelayanan selama delapan jam, Jumat.

"Aku memeluk semua artis wanita dan artis pria," kata Ellis. "Aku menjabat tangan mereka dan memeluk mereka. Itulah yang kita semua lakukan di gereja. Ini semua tentang cinta."

Ellis juga meminta maaf kepada Ariana Grande, penggemarnya dan komunitas hispanik karena membuat lelucon tentang melihat namanya di program dan berpikir itu adalah item baru di menu Taco Bell.

"Saya pribadi dan dengan tulus meminta maaf kepada Ariana dan kepada para penggemarnya dan kepada seluruh komunitas hispanik," kata Ellis.

"Ketika Anda melakukan program selama sembilan jam, Anda mencoba membuatnya tetap hidup, Anda mencoba memasukkan beberapa lelucon di sana-sini," tutup Ellis.

  (KR-YOG).


Pewarta : -
Uploader : Sukardi
Copyright © ANTARA 2024