Tradisi Tato Suku Moi Papua Barat Punah?

Minggu, 13 Januari 2013 15:16 WIB

Jayapura (antarasulteng.com) - Tradisi membuat mentato tubuh Suku Moi di Kabupaten Sorong, Papua Barat, mulai luntur, kata peneliti di Balai Arkeologi Jayapura, Hari Suroto.

"Saat ini hanya generasi tua Suku Moi yang masih mentato pada tubuhnya, sedangkan generasi mudanya sudah tidak menerapkan tato lagi," kata Hari Suroto di Jayapura, Papua, Minggu.

"Generasi muda saat ini sudah tidak bertato lagi, mungkin juga karena perkembangan jaman ataupun norma dan etika pekerjaan yang ada saat ini," kata alumnus Universitas Udayana Bali itu.

Ia menjelaskan, Suku Moi atau Malamoi punya tradisi menghias tubuh dengan tato bermotif khas, yang diperkenalkan oleh penutur Austronesia dari Asia Tenggara yang bermigrasi ke wilayah Sorong, Papua Baray, pada jaman neolitik.

"Motif tato ini berupa motif geometris atau garis-garis melingkar serta titik-titik berbentuk segitiga kerucut atau tridiagonal yang dibariskan," katanya.

Mereka membuat tato dengan mencelupkan duri pohon sagu atau tulang ikan ke campuran arang halus (yak kibi) dan getah pohon langsat (loum), lalu menusukkannya ke bagian tubuh seperti dada, pipi, kelopak mata, betis, pinggul dan punggung.

"Desain tato disesuaikan dengan luas sempit bagian tubuh yang hendak ditato, misalnya tato di hidung akan mengikuti bentuk hidung," katanya.

Menurut Hari, tradisi tato Suku Moi perlu dilestarikan. "Pelestarian tradisi suku Moi bisa dilakukan dengan melakukan penelitian dan pendokumentasian, dan mewariskannya ke generasi muda," katanya. (Ant)

Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

Polisi evakuasi sembilan penumpang perahu motor terbalik di Waropen

14 January 2026 16:52 Wib

KPK temukan tiga kebocoran dana otonomi khusus Papua

19 December 2025 10:12 Wib

FKUB Sulteng bawa pesan moderasi di Natal Nasional Papua Barat Daya

13 December 2025 23:31 Wib

BGN sebut kebutuhan beras SPPG capai 2,6 ton tiap bulan

14 November 2025 16:20 Wib

KPK sebut gubernur Riau pakai uang pemerasan untuk ke luar negeri

06 November 2025 6:46 Wib
Terpopuler

Pemprov-BP3KP Sulawesi perkuat koordinasi untuk program perumahan

Seputar Sulteng - 11 January 2026 19:07 Wib

Adames bersiap hadapi Williams untuk pertahankan sabuk juara dunia WBC

Humaniora - 13 January 2026 14:11 Wib

Inspirasi dari lautan surya di kawasan gurun Abu Dhabi

Artikel - 16 January 2026 8:27 Wib

Ditjenpas Sulteng perkuat pengembangan SDM untuk pemasyarakatan PRIMA

Polhukam - 11 January 2026 19:09 Wib

Pembangunan karakter generasi muda fondasi Palu berkelanjutan

Seputar Sulteng - 13 January 2026 21:22 Wib