Federer mengukir rekor baru usai tundukkan Pouille
Minggu, 7 Juli 2019 5:50 WIB
Petenis Swiss Roger Federer merayakan kemenangannya atas petenis Prancis Lucas Pouille dalam pertandingan putaran ketiga Wimbledon yang dimainkan di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris, Minggu (7/7/2019) dini hari WIB. (ANTARA/REUTERS/TONY O'BRIEN)
Jakarta (ANTARA) - Roger Federer mengukir rekor baru saat ia menundukkan Lucas Pouille dengan skor 7-5, 6-2, 7-6(4) dalam pertandingan yang dimainkan di All England Lawn and Croquet Club, London, pada Minggu dini hari WIB.
Petenis Swiss itu menjadi petenis pertama -- baik putra maupun putri -- yang mencatatkan 350 kemenangan di ajang-ajang utama, demikian catatan yang dirilis Reuters.
Selain itu, Federer juga mengukir rekor baru di era profesional dengan mencapai 16 besar untuk ke-17 kalinya, melampaui rekor sebelumnya yang ia genggam bersama Jimmy Connors.
Namun petenis Swiss itu kelihatannya masih mengincar pencapaian lainnya, ketika ia mengarahkan pandangan kepada hadiah yang lebih besar lagi, juara Challenge Cup untuk kesembilan kalinya dan gelar Grand Slam ke-21.
Bagaimanapun, untuk mencapai hal tersebut, ia terlebih dahulu harus mengatasi unggulan ke-17 Matteo Berrettini.
Semifinalis Australia Open Pouille dihibur oleh pelatihnya, Amelie Mauresmo, ketika penampilannya sebenarnya tidak tercermin dari skor yang ada, namun ia terpaksa mengakui kekalahan setelah pukulan backhandnya mengenai net pada match point ketiga Federer.
Petenis Swiss itu menjadi petenis pertama -- baik putra maupun putri -- yang mencatatkan 350 kemenangan di ajang-ajang utama, demikian catatan yang dirilis Reuters.
Selain itu, Federer juga mengukir rekor baru di era profesional dengan mencapai 16 besar untuk ke-17 kalinya, melampaui rekor sebelumnya yang ia genggam bersama Jimmy Connors.
Namun petenis Swiss itu kelihatannya masih mengincar pencapaian lainnya, ketika ia mengarahkan pandangan kepada hadiah yang lebih besar lagi, juara Challenge Cup untuk kesembilan kalinya dan gelar Grand Slam ke-21.
Bagaimanapun, untuk mencapai hal tersebut, ia terlebih dahulu harus mengatasi unggulan ke-17 Matteo Berrettini.
Semifinalis Australia Open Pouille dihibur oleh pelatihnya, Amelie Mauresmo, ketika penampilannya sebenarnya tidak tercermin dari skor yang ada, namun ia terpaksa mengakui kekalahan setelah pukulan backhandnya mengenai net pada match point ketiga Federer.
Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ambisi kejar rekor Federer jadi alasan Novak Djokovic tampil di US Open
21 August 2020 7:51 WIB, 2020
Petenis Federer donasikan 16,5 milyar rupiah untuk keluarga terdampak COVID-19
26 March 2020 10:06 WIB, 2020