Pemerintah Nikaragua mengecam 'kudeta' BolivIa
Senin, 11 November 2019 14:32 WIB
Lawan dari Presiden Bolivia Evo Morales mengangkat kayu saat polisi berdiri di atap kantor pusat mereka, di Cochabamba, Bolivia, Jumat (8/11/2019). ANTARA FOTO?REUTERS/Danilo Balderrama/foc/cfo (REUTERS/DANILO BALDERRAMA)
Mexico City (ANTARA) - Pemerintah Nikaragua pada Minggu mengeluarkan pernyataan yang mengecam apa yang disebutnya sebagai 'kudeta' di Bolivia setelah presiden negara Amerika Selatan itu, Evo Morales mundur di tengah aksi protes sengketa pemilu.
"Pemerintah Nikaragua ... menentang dan mengecam keras kudeta hari ini," kata pemerintah Presiden Nikaragua Daniel Ortega, veteran sayap kiri, melalui pernyataan.
"Kami menyatakan penolakan dan menentang praktik fasis yang mengabaikan konstitusi, undang-undang yang mengatur kehidupan demokrasi negara."
Sumber: Reuters
"Pemerintah Nikaragua ... menentang dan mengecam keras kudeta hari ini," kata pemerintah Presiden Nikaragua Daniel Ortega, veteran sayap kiri, melalui pernyataan.
"Kami menyatakan penolakan dan menentang praktik fasis yang mengabaikan konstitusi, undang-undang yang mengatur kehidupan demokrasi negara."
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026