Palu,  (antarasulteng.com) - Sekitar 24 rumah dan dua sepeda di Desa Pesaku, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dibakar orang tak dikenal saat bentrok antarwarga di daerah itu, Minggu malam.

Mukhlis, warga setempat, mengatakan bentrok yang melibatkan warga Desa Pesaku dan Desa Sidondo II itu berlangsung sejak sore hari namun aksi pembakaran itu terjadi sekitar pukul 19.00 WITA.

Puluhan aparat kepolisian sudah berada di lokasi kejadian tetapi tidak bisa berbuat banyak karena jumlahnya kalah banyak dibanding massa yang terlibat bentrok.

Kepala Kepolisian Resor Donggala AKBP Guruh Arif Darmawan juga berada di lokasi kejadian guna menenangkan warga terlibat bentrok.

Bahkan sejumlah warga juga melempari polisi dengan batu ketika berupaya menenangkan warga.

Warga terlibat bentrok mempersenjatai dirinya dengan parang, tombak, panah, senapan angin, dan berbagai senjata lainnya.

Bentrok yang melibatkan kedua desa bertetangga itu telah terjadi beberapa kali dalam dua pekan terakhir, dan upaya perdamaian juga sudah dilakukan.

Hingga saat ini polisi masih berjaga di lokasi bentrok guna mencegah aksi tawuran tidak meluas.

Sementara itu, polisi juga melaporkan adanya korban luka dari bentrok tersebut.

Pada awal 2013, bentrok di Kabupaten Sigi juga mengakibatkan 10 rumah warga hangus terbakar.

Beberapa waktu sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola saat berkunjung di Desa Sidondo III telah meminta warga untuk tidak mudah terprovokasi sehingga terlibat bentrok.

Menurutnya, bentrok tersebut tidak ada manfaatnya, dan justru menimbulkan kesedihan.

"Siapa yang rugi kalau bukan kita sendiri. Sawah pada rusak dan anak-anak takut keluar rumah," katanya. ***2***

(T.R026/

(T.R026/B/Z002/Z002) 19-05-2013 22:27:10