Pantai Lovina Ditata
Selasa, 28 Mei 2013 12:36 WIB
Wisatawan sedang melihat lumba-lumba di Pantai Lovina, Singaraja, Bali. (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)
Singaraja (antarasulteng.com) - Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana menata ulang kawasan Pantai Lovina untuk meningkatkan pengembangan pariwisata di kawasan Bali utara itu.
"Setelah adanya penetapan kawasan Pantai Lovina sebagai kawasan pariwisata baru di Bali utara, maka pemerintah daerah akan secara leluasa bisa mengembangkannya sebagai tujuan pariwisata dan sekaligus bisa meningkatkan PAD Kabupaten Buleleng," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Buleleng, Gede Sugiartha, di Singaraja, Senin.
Menurut dia, penataan yang dilakukan dengan membangun
rumah penduduk di kawasan pinggir pantai yang sangat mengganggu pemandangan pantai dan mengakibatkan banyaknnya tumpukan sampah di kawasan tersebut.
Rencananya Pemkab Buleleng akan memanggil kepala desa dan para pemuka agama untuk melakukan negosiasi terkait rencana penataan kawasan wisata Pantai Lovina.
"Setelah adanya penetapan kawasan Pantai Lovina sebagai kawasan pariwisata baru di Bali utara, maka pemerintah daerah akan secara leluasa bisa mengembangkannya sebagai tujuan pariwisata dan sekaligus bisa meningkatkan PAD Kabupaten Buleleng," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Buleleng, Gede Sugiartha, di Singaraja, Senin.
Menurut dia, penataan yang dilakukan dengan membangun
rumah penduduk di kawasan pinggir pantai yang sangat mengganggu pemandangan pantai dan mengakibatkan banyaknnya tumpukan sampah di kawasan tersebut.
Rencananya Pemkab Buleleng akan memanggil kepala desa dan para pemuka agama untuk melakukan negosiasi terkait rencana penataan kawasan wisata Pantai Lovina.
Pewarta : Wira Suryantala
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020