Inggris kurangi staf di Iran dan Irak pascapembunuhan Soleimani
Selasa, 7 Januari 2020 9:04 WIB
Warga menghadiri prosesi pemakaman Mayor Jenderal Qassem Soleimani, kepala Pasukan elit Quds, dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis, yang tewas dalam serangan udara di bandara Baghdad, di Ahvaz, Iran, Minggu (5/1/2020). ANTARA/VIA REUTERS/WANA NEWS AGENCY/tm.
Teheran (ANTARA) - Inggris telah mengurangi staf di kedutaan besarnya di Iran dan Irak ke tingkat minimum setelah komandan militer Iran di Qassem Soleimani terbunuh dalam serangan drone AS, Sky News melaporkan pada Senin (6/1).
Penarikan para diplomat adalah langkah pencegahan di luar data spesifik intelijen dari suatu ancaman, menurut laporan itu, yang mengutip sumber-sumber diplomatik. (http://bit.ly/2FvWb0x)
Duta Besar Rob Macaire di Teheran dan Stephen Hickey di Baghdad akan tetap berada di pos mereka, kata Sky News.
Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan kedutaan besarnya di Baghdad dan Teheran tetap terbuka tetapi menolak mengomentari detail operasional kedutaan.
"Keselamatan dan keamanan staf kami sangat penting dan kami menjaga keamanan kami berdasarkan tinjauan rutin," kata seorang juru bicara.
Baca juga: Presiden Irak desak Iran agar menahan diri
Baca juga: Erdogan: Irak jadi zona perang antara AS-Iran dapat rusak stabilitas
Baca juga: Parlemen Irak keluarkan resolusi akhiri keberadaan pasukan asing
Sumber: Reuters
Penarikan para diplomat adalah langkah pencegahan di luar data spesifik intelijen dari suatu ancaman, menurut laporan itu, yang mengutip sumber-sumber diplomatik. (http://bit.ly/2FvWb0x)
Duta Besar Rob Macaire di Teheran dan Stephen Hickey di Baghdad akan tetap berada di pos mereka, kata Sky News.
Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan kedutaan besarnya di Baghdad dan Teheran tetap terbuka tetapi menolak mengomentari detail operasional kedutaan.
"Keselamatan dan keamanan staf kami sangat penting dan kami menjaga keamanan kami berdasarkan tinjauan rutin," kata seorang juru bicara.
Baca juga: Presiden Irak desak Iran agar menahan diri
Baca juga: Erdogan: Irak jadi zona perang antara AS-Iran dapat rusak stabilitas
Baca juga: Parlemen Irak keluarkan resolusi akhiri keberadaan pasukan asing
Sumber: Reuters
Pewarta : Atman Ahdiat
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026