Logo Header Antaranews Sulteng

Sulteng Tidak Butuh Daging Sapi Impor

Jumat, 26 Juli 2013 09:26 WIB
Image Print
Daging (FOTO ANTARA/ Wahyu Putro A)
Kenaikan bukan karena stok kurang, tetapi karena psikologi pasar sebab permintaan masyarakat meningkat

Palu, (antarasulteng.com) - Sulawesi Tengah tidak membutuhkan pasokan daging sapi impor sebab stok daging dari produksi lokal mencukupi kebutuhan masyarakat meski harga di pasaran saat ini mengalami kenaikan.

"Kenaikan bukan karena stok kurang, tetapi karena psikologi pasar sebab permintaan masyarakat meningkat," kata Kepala Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikri Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Toni Muhammad di Palu, Jumat.

Ia mengatakan bahwa selama ini Sulteng dapat memenuhi kebutuhan sendiri akan daging sapi bahkan bisa mengirim ternak potong keluar daerah seperti Kalimantan Timur.

Karena itu, katanya, Sulteng belum perlu mendapat pasokan daging impor seperti halnya beberapa kota di Pulau Jawa yang kekurangan daging.

Lagi pula, katanya, harga daging di pasaran Kota Palu meski naik masih dalam batas kewajaran.

"Harga daging sapi di pasar-pasar tradisional setempat saat ini berkisar Rp80 ribu per kilogram. Dalam kondisi normal harga daging hanya Rp75 ribu per kilogram," katanya.

Sementara harga daging sapi di Jawa Timur, Jateng, DKI Jakarta dan Jabar di atas Rp100 ribu per kilogram. Wajar jika pemerintah mengadakan operasi pasar daging impor di kota-kota itu.

"Kalau Sulteng masih mampu penuhi sendiri dari produksi petani di daerah itu," katanya.

Sementara Kepala Perum Bulog Sulteng Damin Hartono juga membenarkan bahwa stok daging di daerah ini masih cukup memadai sehingga tidak perlu pemerintah meggelar operasi pasar.

Kecuali di luar Sulteng seperti di Jawa harga daging memang cukup tinggi sehingga sangat perlu pemerintah menstabilkan dengan melakukan operasi pasar daging impor.

"Tapi jika Sulteng memang membutuhkan, Bulog siap meminta jatah pasokan daging sapi impor dari pusat," katanya.

Menurut dia, semua tergantung dari pemerintah daerah.

Bulog Sulteng siap membantu memintahkan jatah daging sapi impor dari pusat untuk mendukung operasi pasar daging di Palu.

"Itu kalau memang Sulteng memerlukan operasi pasar daging sapi. Kalau tidak untuk apa?," kata Damin Hartono.(SKD)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026