
Warga Padati Objek Wisata

Palu (antarasulteng.com) - Sejumlah warga memadati objek wisata di pinggiran Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada dua hari terakhir, di antaranya Pantai Talise, Pantai Tumbelaka, dan Pantai Taipa.
Pewarta Antara di Palu, Sabtu, melaporkan sejak pukul 07.00 WITA objek-objek wisata tersebut sudah dipadati pengunjung karena rata-rata letaknya tidak jauh dari pusat kota.
Udin, salah seorang satpam objek wisata Pantai Tumbelaka mengatakan dua hari ini banyak warga yang datang menikmati panorama pantai.
Kebanyakan pengunjung yang membawa keluarga, terutama anak-anak. Di lokasi tersebut juga disediakan perlengkapan mandi seperti ban untuk berenang.
"Tapi, perlengkapan berenang itu tidak gratis. Setiap orang yang menggunakannya harus menyewa dari Rp2.000 sampai Rp5.000 untuk satu ban," katanya.
Masyarakat juga bisa menikmati makanan dan minumal yang dijual pedagang di lokasi wisata, termasuk Keledo yang merupakan makanan khas Kaili.
Kaledo artinya kaki lembuh Donggala. (Bahan utama makanan kaledo adalah kaki sapi yang dimasak seperti sop.
Suasana sama juga terlihat di Pantai Talise dan Taipa. Kedua objek wisata tersebut juga dipadati para pengunjung yang datang dari segala penjuru Kota Palu.
"Saya bersama keluarga memilih mengunjungi objek wisata ini karena dekat dan tidak perlu mengelurkan uang untuk masuk ke lokasi," kata Yunus, salah seorang pengunjung objek wisata Pantai Talise.
Ia mengatakan kalau objek wisata lain, semuanya pengunjung yang masuk harus membayar Rp1.000 per orang. "Itu belum terhitung dengan kendaraan," katanya.
Kalau membawa kendaraan seperti sepeda motor atau mobil harus bayar lagi Rp1.000 per kendaraan.
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
