
Pemprov Sulteng dapat bantuan APD dari PT CPM

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, di Palu, Senin (27/4) menerima bantaun alat pelindung diri (APD) dari perusahaan pemegang kontrak karya pertambangan emas di Kelurahan Poboya, PT CPM.
Manager External dan Compliance PT CPM, Amran Amier mengemukakan CPM terus berupaya membantu pemerintah dalam penanganan virus corona jenis baru atau COVID-19, khususnya kepada tenaga medis yang kini berjuang menangani pasien yang terpapar virus tersebut di rumah sakit rujukan, yang telah ditunjuk Pemprov Sulteng.
“Kita ketahui bersama APD yang ada di rumah sakit maupun di puskesmas, ketersediaannya sangat terbatas khususnya di Sulawesi Tengah. Sementara hampir setiap harinya jumlah yang terpapar virus corona terus bertambah,” kata Amran Amier.
CPM turut peduli dengan kondisi itu. Olehnya, CPM memberikan 110 buah APD dan 55 buah face shield atau alat pelindung wajah kepada Pemprov Sulteng melalui Dinas Kesehatan setempat. APD itu diserahkan oleh Amran Amier kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido.
Amran berharap bantuan APD itu dapat membantu kerja-kerja tenaga medis dalam menangani pasien terpapar corona, sekaligus untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di wilayah Sulawesi Tengah.
“Kita harus memberi support kepada para pahlawan kemanusiaan yang kini berjuang menyelamatkan nyawa mereka yang terpapar virus mematikan tersebut. Dukungan itu harus dengan aksi nyata,” sebutnya
Atas bantuan itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulteng Reny Lamadjido mengungkapan terima kasihnya kepada CPM yang ikut ambil bagian dalam membantu pemerintah guna memutus rantai penyebaran corona jenis baru COVID-19.
“Saya atas nama Kepala Dinas Kesehatan mengucapkan terima kasih kepada CPM yang sudah membantu kami berupa APD dan alat Pelindung wajah yang mana alat tersebut sangat kami butuhkan saat ini,” ujar Reny.
Reni juga menyebut saat ini alat kesehatan yang dibutuhkan adalah cover all mulai dari tutup kepala, baju hingga sepatu.
“Selain itu kami juga sangat membutuhkan alat rapid test, viral transport medium (VTR),” urai dia.
Sebelumnya pihak CPM telah melakukan sejumlah aksi sosial. Mulai dari penyemprotan disinfektan di jalur utama Kota Palu, penyemprotan difasilitas sosial dan umum, hingga menyalurkan bilik penyemprotan disinfektan kepad Puskesmas.
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor:
Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
