Logo Header Antaranews Sulteng

Priyo: Pilkada DKI Satu Putaran Hanya Mimpi

Rabu, 11 Juli 2012 09:39 WIB
Image Print
Priyo Budi Santoso (ANTARA)
Ada yang mengatakan atau bermimpi pilkada satu putaran, silahkan saja namanya orang bermimpi," kata Priyo seusai menggunakan hak pilihnya di Perumahan Tanjung Mas, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Rabu."

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengatakan bahwa warga Jakarta merupakan masyarakat yang tergolong unik, oleh karena itu apabila ada pasangan calon gubernur yang menginginkan Pilkada hanya satu putaran, itu hanya sebatas mimpi.

"Ada yang mengatakan atau bermimpi pilkada satu putaran, silahkan saja namanya orang bermimpi," kata Priyo seusai menggunakan hak pilihnya di Perumahan Tanjung Mas, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Rabu.

Priyo mengatakan bahwa tidaklah mudah untuk memobilisasi pilihan warga Jakarta kepada salah satu pasangan calon gubernur.

"Tidak pernah ada jaminan, semua tergantung saat pencoblosan," tambah Priyo yang juga mengatakan bahwa akan sulit untuk menyelesaikan Pilkada DKI Jakarta dengan satu putaran.

Menanggapi pertanyaan apakah Priyo yakin Pilkada kali ini akan berlangsung dua putaran, dia mengatakan bahwa akan melihat hasil yang akan keluar nanti.

Politisi dari Partai Golkar itu datang ke TPS 02 didampingi oleh istri dan anaknya yang berusia 19 tahun menyatakan, apapun hasilnya nanti itu merupakan hasil yang harus diterima dan dihormati.

"Terkait dengan apa pilihan saya, sudah tentu anda semua tahu, dan saya optimistis dengan hasil yang baik, namun apapun hasilnya, itu merupakan pilihan warga Jakarta," ujar Priyo.

Pada Rabu (11/7), Jakarta menggelar Pemilihan Kepala Daerah dan enam pasang calon gubernur dan wakil gubernur akan bersaing untuk memperebutkan kursi Jakarta satu.

Calon-calon tersebut adalah Fauzi Bowo- Nachrowi Ramli (nomor urut 1), Hendardji Supandji-Ahmad Riza (2), Joko Widodo- Basuki Tjahaja (3), Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini (4), Faisal Basri-Biem Benyamin (5), dan Alex Noerdin-Nono Sampono (6). (V003)



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026