Logo Header Antaranews Sulteng

Roddick Juara Atlanta Terbuka

Senin, 23 Juli 2012 12:10 WIB
Image Print
Andy Roddick (REUTERS/Mike Stone)

Atlanta, Georgia - Petenis unggulan keempat dari Amerika Andy Roddick mengatasi penampilan awal lamban serta kecolongan pada set pertama, ketika akhirnya menang tiga set atas Gilles Muller pada final turnamen tenis ATP Atlanta Terbuka, Minggu.

Roddick mengalahkan pemain kidal dari Luxembourg itu dengan angka 1-6, 7-6 (7/2), 6-2, merupakan gelar kedua pada musim 2012, setelah bulan lalu menang dalam pemanasan turnamen Wimbledon di Eastbourne di Inggris.

Muller, dalam usaha mengincar gelar pertama turnamen ATP, mematikan servis Roddick dua kali pada set pembuka, setelah pemain berusia 29 tahun dari Amerika itu memanggil pelatihnya untuk merawat nyeri pada bahu kanannya.

Ia bangkit lagi dan tidak mengalami pemecahan "break point" pada set kedua. Ia mengakhiri permainan dengan membuat 18 "ace" sedangkan Muller 20 "ace".

"Saya tahu saya harus tetap berpikir positif kendati berapa pun angka pada saat itu. Apakah 7-6 atau 6-1, saya harus berpikir positif," katanya.

Muller, membuat angka 5-6 pada set kedua dan melancarkan servis untuk membuat angka "tiebreaker", setelah melakukan dua kesalahan ganda.

Ia mengamankan empat "set point" pada game itu dan kedudukan menjadi 6-6, tetapi dengan cepat kendas pada angka "tiebreak" itu ketika Roddick memaksa melakukan permainan set ketiga.

Sejak itu, Roddick terus mendapatkan angkanya. Ia mematikan servis Muller dua kali pada set ketiga dan memimpin 5-2 sebelum memenanginya.

"Saya berhasil memenangi set kedua karena saya kira ia sudah mulai merasa lelah," kata Roddick.

Ia berhasil memadamkan keinginan Muller untuk menjadi petenis yang meraih gelar ATP pertama musim ini.

Muller, yang memainkan laga ATP pertama sejak 2005, kini sudah tiga kali berada pada posisi runner-up.

"Saya merasa bermain amat bagus pada dua set awal," kata Muller, "Tapi pada akhirnya mulai akhir set kedua saya merasa permainan amat ketat."

"Saya merasa pada posisi akan memenangi pertandingan. Saya amat grogi sedangkan Andy bermain semakin bagus. Ia mulai mengembalikan servis saya dan memukul ke berbagai arah lapangan. Sedangkan saya mulai merasa sukar memukul bola. Mungkin saya kehilangan kepercayaan diri," kata Muller. (ANTARA/AFP)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026