Logo Header Antaranews Sulteng

Pemprov Sulteng Minta Warga Tenang Hadapi Lebaran

Jumat, 20 Mei 2016 20:56 WIB
Image Print
Ilustrasi---Petugas melayani masyarakat yang membeli sembako murah saat gelar pasar murah BUMN Peduli (ANTARA)
Saya imbau masyarakat tidak usah panik karena pemerintah ada

Palu, (antarasulteng.com) - Asisten II Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Elim Somba minta warga di daerah itu untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi puasa dan Lebaran karena stok berbagai jenis bahan kebutuhan pokok cukup aman.

"Saya imbau masyarakat tidak usah panik karena pemerintah ada," katanya di lokasi pasar murah gula pasir yang diselenggarakan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) bersama Pemprov Sulteng di pasar tradisional Masomba Palu, Jumat.

Ia mengatakan ketersediaan pangan dan kebutuhan lainnya cukup memadai sehingga tidak ada alasan masyarakat untuk mengkhawatirkan kekurangan.

Elim menegaskan Pemprov Sulteng ada untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat untuk menghadapi Ramadhan 1437 Hijriah 2016.

Pemerintah telah mengambil langkah antisipasi agar stok dan harga di pasaran tetap trkendali dengan meminta para distributor dan instansi terkait menyediakan stok dalam jumlah memadai guna memenuhi kebutuhan pasar yang selama Ramadhan tentu meningkat.

Khusus gula pasir, kata Elim memang terjadi gejolak yang cukup memprihatinkan sehingga, Pemprov Sulteng bersama PT PPI cabang Sulteng mulai hari ini menggelar pasar murah.

Dengan harapan kegiatan tersebut dapat menekan harga gula pasir di tingkat pengecer yang mengalami kenaikan cukup tajam dan kini sudah mencapai kisaran Rp16.000 sampai Rp17.500/kg.

Seperti halnya dilakukan ketika harga beras di tingkat pengecer mengalami kenaikan akibat suplai dari sentra-sentra produksi berkurang sementara permintaan masyarakat meningkat, maka Pemprov Sulteng bekerja sama dengan Bulog di kabupaten/kota di provinsi ini melakukan operasi pasar dan berhasil menekan gejolak harga beras di pasaran.

"Ini juga kami lakukan pada komoditas gula pasir dan kebutuhan lainnya," kata Elim.

Dia menambahkan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola telah berpesan kepada semua dinas terkait dan distributor untuk bersama-sama mengamankan sejumlah kebutuhan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Gubernur berharap distributor menjaga ketahanan stok agar di pasaran tidak sampai terjadi kekosongan yang bisa memicu harga kebutuhan lainnya bergerak naik karena meningkatnyan permintaan masyarakat menjelang Ramadhan.

Khusus harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras masih stabil dan terkendali dengan stok cukup banyak di tingkat pengecer dan juga dikuasai Bulog Sulteng. Harga beras medium berkisar Rp8.300/kg dan beras premium Rp10.000/kg.

Minyak goreng Rp14.000/kg, daging sapi Rp95.000/kg dan telur ayam Rp1.700-2.000/butir.



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026