
Gubernur: FDP kali ini paling top

Pangdam: Inilah Poso, indah, damai dan aman.
Poso (antarasulteng.com) - Ribuan masyarakat dari berbagai pelosok Kabupaten Poso membanjiri arena pembukaan Festival Danau Poso (FDP) XIX di Kota Tentena, Tepian Danau Poso, Sulawesi Tengah, yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola, MSi Selasa petang.
Meskipun acara sempat tertunda hampir satu jam karena hujan deras mengguyur kota wisata tersebut, namun masyarakat yang datang dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Poso tetap antusias menanti dan mengikuti seluruh rangkaian acara pembukaan yang berlangsung sampai malam hari.
Masyarakat dihibur oleh penampilan sejumlah artis dan grup band dari Jakarta seperti Mita Talahatu dan Entete Voice.
Hadir dalam acara pembukaan antara lain Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti dan istri serta Ahmad Kalla, adik kandung Wapres Jusuf Kalla, Danrem 132/Tadulako Kol Inf. Muh Saleh Mustafa, Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudi Sufahriadi serta Bupati Poso Darmin A. Sigilipu.
Gubernur Sulteng dalam sambutannya mengapresiasi FDP dengan mengatakan bahwa FDP XIX ini akan membantu mengambangkan potensi seni dan budaya serta kekayaan pariwisata Poso.
"FDP malam ini luar biasa dari sebelum-sebelumnya, semoga ke depan akan lebih marak lagi dan berbasis pada kearifan lokal, sehingga Kabupaten Poso dapat maju selangkah ke depan," katanya.
FDP ini, kata gubernur, dilaksanakan dengan sungguh-sungguh untuk memajukan Kabupaten Poso.
Pembukaan FDP XIX yang akan berlangsung hingga 4 November tersebut ditandai penabuhan gendang secara bersamaan oleh Pangdam VII/Wirabuana, Bupati Poso dan Gubernur Sulteng.
"FDP malam ini sangat luar biasa, sesuai pengamatan saya, ini FDP yang paling top. Dengan demikian acara FDP malam ini saya buka dengan resmi," ujar Gubernur Longki Djanggola sambil memukul gendang bersama Pangdam dan Bupati Poso.
Pangdam VII/Wirabuana pada kesempatan itu menghimbau semua komponen warga di Kabupaten Poso untuk terus membangun Poso yang lebih damai dan sejahtera. TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat harus bersatu padu membangun Poso yang lebih damai, katanya.
"Inilah Poso, Poso itu indah dan damai, mari kita gelorakan Poso yang damai dan indah," ujar Pangdam yang disambut tepuk tangan ribuan orang.
Acara pembukaan tersebut kemudian diomeriahkan dengan pesta kembang api dan pelepasan ribuan lampu lampion dan dan acara dero bersama, sebuah tari massal lambang persahabatan dan persaudaraan masyarakat Poso.
Selama FDP, akan digelar berbagai lomba permainan tradisional, penampilan seni dan budaya dari berbagai kecamatan, lari marathon, pameran dan promosi produk serta potensi wisata daerah serta pemilihan putra-putri wisata Poso.
Pewarta : Feri Timparosa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
