Gubernur Minta Warga Belanja di Pasar Murah

Pewarta : id Pasar, Gubernur

PASAR MURAH - Sejumlah warga berbelanja di pasar murah yang digelar di Palu, Minggu (19/3). Pasar murah ini digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tengah bekerjasama sejumlah distributor serta BUMN dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi. Pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatka

Palu (antarasulteng.com) - Gubernur Sulawesi Tengah melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bunga Elim Somba meminta warga Kota Palu agar berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar murah dalam rangka hari raya Nyepi, 19-20 Maret 2017.

"Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga di Palu untuk membeli berbagai kebutuhan dan keperluan rumah tangga dengan harga yang murah," katanya di Palu, Minggu.

Gubernur mengatakan setiap menghadapi hari-hari raya dan besar, Pemprov Sulteng telah memprogramkan untuk melaksanakan kegiatan operasi pasar dan pasar murah.

Kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan menghadapi hari raya Lebaran, Natal dan Tahun Baru.

Semua hari raya keagamaan akan mendapat jatah kegiatan pasar murah seperti yang dilakukan menghadapi hari raya Nyepi yang jatuh pada 28 Maret 2017.

Lokasi pasar murah kali ini bertempat di depan kawasan Pura di bukit Jabal Nur, Kecamatan Palu Timur.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan pasar murah.

Pemprov Sulteng tentu berharap kegiatan ini benar-benar dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan berbagai komoditi atau kebutuhan pokok dengan harga yang murah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng, Abubakar Almahdali mengatakan sekitar 20 distributor ikut ambil bagian dalam operasi pasar kali ini.

Selain distributor, juga turun serta menjual berbagai kebutuhan sehaqri-hari seperti beras dan gula pasir yakni Perum Bulog Sulteng, PT Pertamina dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Cabang Palu.

Setiap kali pasar murah, BUMN tersebut selalu terlibat dan sangat membantu pemerintah dan masyarakat di ibu kota provinsi ini.

Abubakar mengatakan PT Pertamina menjual gas elpiji 3kg sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dan banyak warga yang membelinya karena elpiji subsidi cukup langka dijual di pangkalan dan kios-kios.

Ia mengimbau masyarakat terutama yang ada di sekitar lokasi pasar murah untuk memanfaatkan kesempatan ini karena besok, Senin (20/3) sudah berakhir.

Sejumlah warga menyambut positif kegiatan ini karena sangat membantu.

"Kami gembira karena bisa membeli berbagai kebutuhan dengan harga yang murah," kata Ny Mudalifah.

Hal senada juga disampaikan Ny Aco, warga yang tinggal dekat lokasi pasar murah. Harga gula pasir hanya Rp12.500/kg, beraqs Rp8.600/kg, minyak goreng kemasan Rp14.000/kg, telur dan tepung terigu Rp10.000/kg. ***
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar