Logo Header Antaranews Sulteng

Pemprov Sulteng tingkatkan peduli lingkungan lewat Festival Lingkungan

Senin, 29 Juni 2026 09:52 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) berupaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perubahan iklim dan pelestarian lingkungan melalui Environmental Fest II 2026 dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

“Kita harus mulai lebih waspada terhadap perubahan iklim. Beberapa hari terakhir suhu di Kota Palu mencapai 34,7 derajat Celsius dan ini sangat panas,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng Reny A. Lamadjido dalam keterangan di Palu, Minggu.

Menurut dia, kondisi cuaca ekstrem tersebut perlu menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, terutama bagi kelompok rentan dan masyarakat yang memiliki riwayat hipertensi.

Ia mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 mengangkat tema global “Saatnya Bekerja untuk Iklim” yang dinilai relevan dengan kondisi yang saat ini dirasakan masyarakat, termasuk meningkatnya suhu ekstrem di sejumlah wilayah.

Sulawesi Tengah, kata dia, merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan alam berupa kawasan hutan, wilayah pesisir, laut, serta keanekaragaman hayati yang menjadi aset penting bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat yang harus dijaga bersama.

Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah daerah berkomitmen mendorong pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan melalui pengendalian pencemaran, rehabilitasi lahan kritis, pelestarian kawasan konservasi, pengelolaan sampah terpadu, serta penguatan edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Wagub juga mengapresiasi pelaksanaan Environmental Fest II Tahun 2026 yang terselenggara melalui kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena seluruh pelaksanaannya tidak menggunakan APBD. Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan hidup,” katanya.

Selain kampanye lingkungan, lanjut dia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Sulteng, khususnya Kabupaten Sigi.

Sebagian hasil kegiatan dan penggalangan dana dalam Festival Lingkungan akan disalurkan untuk membantu warga yang mengalami kerusakan rumah dan kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, pemerintah daerah juga telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain aksi bersih pantai di kawasan Talise yang berhasil mengangkut hampir tiga truk sampah, penanaman pohon di kawasan pesisir Pantai Layana, serta berbagai kegiatan edukasi lingkungan lainnya.

Menurut dia, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulteng dalam mendukung Program Berani yang menempatkan pembangunan lingkungan hidup.

Ia mengatakan hal ini sebagai salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi hijau, serta pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026