Logo Header Antaranews Sulteng

Iran serang situs radar di Kuwait

Rabu, 22 Juli 2026 08:19 WIB
Image Print
Arsip foto - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri pertemuan dengan Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz (tidak terlihat dalam foto) beserta delegasi Turki yang mendampinginya di Teheran, Iran, pada 3 Juli 2026. ANTARA/Ahmet Okur - Anadolu Agency / pri.

Teheran (ANTARA) - Pasukan Iran menyerang sejumlah situs radar yang berlokasi di Kuwait, menurut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa (21/7).

"Sebagai bagian dari fase ke-24 Operasi Nasr-2, para pejuang pemberani IRGC terus membersihkan wilayah sistem radar dengan menyerang radar peringatan dini dan kompleks radar taktis di dekat pangkalan udara Ali Al Salem di Kuwait, serta fasilitas radar di Pulau Bubiyan Kuwait, menghancurkan dan menonaktifkannya," demikian menurut pernyataan IRGC.
Pasukan militer Amerika Serikat meluncurkan beberapa rangkaian serangan terhadap Iran sejak 8 Juli.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim serangan tersebut untuk merespons tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Pasukan Iran kemudian melakukan aksi balasan dengan menargetkan pangkalan-pangkalan udara AS di beberapa negara Timur Tengah.
Pada 9 Juli, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata yang telah disepakati dengan Iran tidak lagi berlaku.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti





Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026