Logo Header Antaranews Sulteng

Anwar Hafid ingatkan pentingnya kesiapsiagaan hadapi karhutla

Selasa, 1 September 2026 12:14 WIB
Image Print
Gubernur Sulteng Anwar Hafid. (ANTARA/Nur Amalia Amir)

Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota melaksanakan apel siaga di wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi.

“Nanti silakan melakukan apel gelar pasukan, untuk yang belum pernah ada gelar pasukan atau apel siaga. Apel siaga dilakukan di masing-masing kabupaten/kota untuk melakukan upaya penanganan,” kata Anwar Hafid di Palu, Selasa.

Ia mengatakan apel siaga diperlukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi ancaman karhutla. Langkah tersebut, kata dia, perlu diperkuat menyusul meningkatnya kejadian karhutla pada Agustus 2026.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, sekitar 59 kejadian karhutla terjadi pada Agustus setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan dalam beberapa bulan.

BPBD juga mencatat berdasarkan data per 28 Agustus 2026, tercatat sebanyak 87 kejadian karhutla dan 15 kejadian kekeringan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.

Karhutla terjadi di Kabupaten Tojo Una-una, Banggai, Banggai Kepulauan, Parigi Moutong, Buol, Tolitoli, Donggala, Sigi, Poso, dan Kota Palu. Untuk itu, Gubernur meminta pemerintah kabupaten dan kota meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla.

Ia juga meminta para bupati agar menggerakkan seluruh kepala desa menggelar pertemuan di balai desa dengan mengundang masyarakat dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan sosialisasi pencegahan karhutla.

Kepala desa dan lurah, kata dia, menjadi ujung tombak pencegahan karena berada paling dekat dengan masyarakat serta memahami kondisi wilayah masing-masing.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar dan lebih berhati-hati terhadap sumber api, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Gubernur juga meminta pemerintah daerah menyiapkan simulasi penanganan karhutla untuk memastikan petugas dan masyarakat memahami langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran.

Ia berharap seluruh kepala daerah segera menindaklanjuti instruksi tersebut dan memperkuat koordinasi penanganan karhutla di wilayah masing-masing.



Pewarta :
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026