Logo Header Antaranews Sulteng

Legislator Palu nilai SILPA APBD terlalu besar

Senin, 2 Juli 2018 19:04 WIB
Image Print
Anggota DPRD Kota Palu menyimak penjelasan Wali Kota Palu Hidayat, diwakili Asisten Bidang Politik dan Kesra Moh. Rifani Pakamundi saat sidang paripurna di ruang sidang utama DPRD Kota Palu, Senin siang (2/7). (Antaranews Sulteng/ Muh. Arsyandi)
Kalau kita melihat kinerja OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkot Palu dalam mengoptimalkan anggaran yang diberikan pada APBD Kota Palu tahun anggaran 2017 belum maksimal

Palu (Antaranews Sulteng) - Legislator DPRD Kota Palu Ridwan Alimuda menilai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu 2017 senilai Rp97 miliar terlalu besar.

Menurut Ridwan, besarnya SILPA itu menunjukkan Pemerintah Kota Palu belum maksimal dalam merealisasikan APBD Kota Palu tahun anggaran 2017.

"Kalau kita melihat kinerja OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkot Palu dalam mengoptimalkan anggaran yang diberikan pada APBD Kota Palu tahun anggaran 2017 belum maksimal," kata Ridwan dalam rapat paripurna penjelasan Wali Kota Palu atas Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Palu tahun anggaran 2017 di ruang sidang utama DPRD Palu, Senin siang.

Padahal dana tersebut kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palu itu, dapat digunakan untuk merealisasikan aspirasi masyarakat yang ditampung anggota DPRD Palu saat melakukan reses ke daerah pemilihannya dari pada hanya menjadi SILPA.

Ridwan mengatakan meskipun Pemkot Palu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sulteng atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Palu tahun anggaran 2017, bukan berarti pemerintah tidak memperdulikan dana SILPA yang tersisa sebesar itu.

"Ke depan kalau LKPD Pemerintah Kota Palu meraih WTP lagi jangan sampai SILPA-nya terlalu besar," harap Ridwan.***



Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026