Logo Header Antaranews Sulteng

Mesir tarik Duta Besar Untuk Israel

Kamis, 15 November 2012 07:08 WIB
Image Print

Kairo - Presiden Mesir Mohamed Moursi, Rabu (14/11) memutuskan untuk menarik duta besarnya untuk Israel sebagai protes terhadap operasi militer negara Yahudi itu di Jalur Gaza, kata Juru Bicara presiden Yasser Ali.

Sementara itu, Moursi juga meminta Kementerian Luar Negeri Mesir untuk memanggil duta besar Israel di Kairo.

Pada Rabu sore, Israel mengumumkan operasi militer berskala besar di Jalur Gaza dan melancarkan serangkaian serangan udara yang menewaskan beberapa orang termasuk pemimpin sayap militer HAMAS, Ahmed Al-Jaabari.

Menteri Luar Negeri Mesir Mohammed Kamel Amr mengutuk serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza, dan menyerukan "segera dihentikannya" serangan semacam itu, demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis pagi.

Pada kesempatan lain, Partai Keadilan dan Kebebasan --sayap politik Ikhawanul Muslimin Mesir-- mengutuk keras pembunuhan Al-Jaabari oleh Israel, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA.

Kematian Al-Jaabari, tokoh paling tinggi Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) yang tewas oleh Israel sejak Operation Cast Lead pada awal 2009, diduga akan memicu lonjakan bentrokan antara Israel dan kelompok gerilyawan Palestina di Jalur Gaza tersebut.(ANTARA/Xinhua-OANA)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026