
Kanker Serviks Bisa Dicegah

Jakarta - Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Premier Jatinegara Dr Indrawati Dardiri Sp OG mengatakan, penyakit kanker serviks bisa dicegah sejak dini dengan melakukan berbagai langkah dan upaya.
"Salah satunya adalah tidak berhubungan seksual dengan pria yang sering berganti-ganti pasangan," kata Dr Indrawati Dardiri Sp OG pada acara seminar awam "Kanker Serviks dan Kesehatan Reproduksi Wanita" di RS Premier Jatinegara, Jakarta.
Dia menambahkan, tidak melakukan hubungan seksual di usia dini juga dapat mencegah kanker serviks.
"Selain itu, perlu memelihara kesehatan tubuh, rutin melakukan pap smear dan menghentikan kebiasaan merokok," katanya.
Hal lain yang bisa dilakukan, kata dia, adalah memperbanyak konsumsi sayuran yang berwarna hijau tua dan kuning yang banyak mengandung beta karoten, vitamin C serta E serta melakukan vaksinasi untuk mencegah infeksi virus.
Dia menjelaskan, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia.
"Data WHO juga menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah kasus kanker serviks tertinggi di dunia," katanya.
Setiap tahun, tambah dia, terdeteksi lebih dari 15 ribu kanker serviks di Indonesia dengan sekitar 8.000 kasus diantaranya berakhir dengan kematian.
Sementara itu, kesehatan reproduksi, kata dia, merupakan hal yang penting bagi setiap wanita terutama yang telah memasuki usia kematangan seksual.
"Organ kewanitaan merupakan bagian yang rentan terkena berbagai gangguan kesehatan karenanya harus dijaga dengan baik," katanya.
Sementara itu, seminar tersebut dihadiri banyak masyarakat dan kalangan akademisi dengan tujuan menyebarluaskan pengetahuan tentang persoalan kesehatan khususnya kanker serviks. (W004)
Pewarta :
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
