
Gerombolan Pengendara Motor Di Palu Lukai Warga

Gerombolan pengendara motor itu pada umumnya masih pelajar SMA
Palu, (antarasulteng.com) - Gerombolan pengendara sepeda motor atau biasa disebut "geng motor" dalam sepekan terakhir telah melukai sekitar 10 warga Kota Palu sehingga meresahkan masyarakat setempat.
Kepala Kepolisian Resor Palu AKBP Ahmad Ramadhan di Palu, Minggu, mengatakan, korban tersebut rata-rata terkena busur panah dan telah mendapat perawatan medis.
Pada Sabtu malam (12/1), empat orang mengalami luka sabetan benda tajam oleh gerombolan pesepeda motor dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Kota Palu.
Bahkan seorang korban harus menerima sekitar 100 jahitan akibat luka bacol di bagian punggung dan tangan.
Kapolres Ramadhan mengatakan para anggota gerombolan pengendara sepeda motor rata-rata beraksi mulai pukul 24.00 WITA hingga sekitar pukul 04.00 WITA.
Dia menduga para korban itu adalah salah sasaran karena gerombolan pengendara sepeda motor itu akan melakukan aksi tawuran di tempat tertentu.
Selain melakukan aksi kekerasan, anggota gank motor itu juga melakukan aksi corat-coret di fasilitas umum dan rambu-rambu lalu lintas serta merusak pos polisi.
Gerombolan pengendara motor itu pada umumnya masih pelajar SMA di Kota Palu dan ada pula yang berasal dari kabupaten tetangga.
Kapolres Ramadhan mengaku sudah mengetahui sebagian besar identitas para anggota gerombolan pesepeda motor itu.
Pada Minggu dini hari, Polres Palu menangkap sejumlah anggota geng motor yang meresahkan warga.
Untuk mengantisipasi merebaknya gerombolan pesepeda motor, Polres Palu menggalakkan razia pada tengah malam untuk mengurangi jatuhnya korban tak bersalah. (R026/SKD) 19:50:18
Pewarta :
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
