
Lampung Larang ekspor Unggas ke China

Selain melarang impor unggas, Lampung juga melarang masuknya hewan ternak dari China.
Bandarlampung (antarasulteng.com) - Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah tegas soal unggas impor. Mereka melarang impor unggas dan produk unggas dari China, guna mencegah penyebaran virus flu burung varian baru di provinsi tersebut.
"Selain melarang impor unggas, Lampung juga melarang masuknya hewan ternak dari China, karena negara itu wilayah endemis penyakit mulut dan kuku yang dapat menular ke manusia," kata Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Lampung, Arsyad, di Bandarlampung, Rabu.
Setelah penyebaran flu burung yang menyerang pada itik pada akhir 2012 di Lampung, pemerintah setempat mengawasi lebih ketat perdagangan ternak.
"Sebelumnya, kami sempat menutup lalu lintas perdagangan itik masuk ke Lampung, karena pada saat itu ribuan itik di Lampung banyak yang mati," kata dia.
Kemudian, lalu lintas tersebut sudah dibuka kembali namun setiap unggas dan ternak yang masuk ke Lampung, harus melalui uji VCR yang menyatakan 100 persen negatif virus.
"Secara umum di Lampung, kami belum mendengar laporan penyebaran virus itu. Jangan sampai virus itu masuk ke Lampung karena sangat membahayakan bagi manusia. Virus itu sangat ditakutkan sekali," ujar dia.
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
