Logo Header Antaranews Sulteng

BPS Sulteng Olah Data Sensus Pertanian 2013

Sabtu, 1 Juni 2013 15:10 WIB
Image Print
Sukseskan Sensus Pertanian 2013 dengan memberikan jawaban yang tepat dan benar (ANTARANews)

Palu, (antarasulteng.com) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah saat ini sedang fokus mengolah data hasil Sensus Pertanian 2013 yang berlangsung selama Mei 2013.

Kepala Bidang Produksi BPS Sulawesi Tengah Muchlish Gito Nugroho di Palu, Jumat, mengatakan proses pengolahan data itu membutuhkan waktu lama.

Dia belum bisa memastikan waktu penyampaian hasil publikasi Sensus Pertanian 2013 di wilayah Sulawesi Tengah.

Pada pertengahan Mei 2013, hasil sensus pertanian sementara menunjukkan populasi ternak sapi dan kerbau di Sulawesi Tengah menurun dibanding pendataan sensus ternak pada 2011.

"Penurunan itu mencapai 12 persen dari 233.730 ekor menjadi 205.264 ekor," katanya.

Kepala BPS Sulawesi Tengah JB Priyono sebelumnya mengatakan pada sensus tahun ini, BPS menurunkan 3.021 petugas pencacah yang disebar di 166 kecamatan dan 1.815 desa di provinsi ini.

Jumlah pencacah tersebut sudah termasuk koordinator yang terbagi dalam 753 tim di 10 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah.

BPS sendiri telah melakukan sensus pertanian sebanyak lima kali, yakni pada 1963, 1973, 1983, 1993, dan 2003. Sensus pertanian dilaksanakan secara rutin setiap sepuluh tahun.

Priyono mengatakan hasil sensus pertanian akan digunakan untuk perencanaan, implementasi kebijakan, dan evaluasi program pembangunan pertanian di kementerian dan lembaga terkait seperti pertanian, kelautan dan perikanan, kehutanan, Bappenas, perguruan tinggi serta lembaga internasional.

Hasil survei itu akan diketahui pada 2014 berupa analisis dan diseminasi hasil pencacahan. "Namun secara lengkapnya akan selesai secara sempurna pada 2015," katanya. (SKD)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026