
Subsidi Rumah Tangga Banyak Salah Sasaran

Jakarta (antarasulteng.com) - Wakil Presiden Boediono menilai subsidi rumah yang diberikan pemerintah dalam berbagai insentif kepada pengembang masih banyak salah sasaran karena tidak diterima oleh masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah tapi justru jatuh ke kalangan menengah.
"Pemerintah telah melakukan bantuan berbagai bidang dengan memberikan subsidi tapi tidak diterima ke masyarakat yang pas, jangan membuat sesuatu yang mubazir," kata Boediono saat membuka Musyawarah Nasional ke-4 Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) di Istana Wapres Jakarta, Kamis.
Hadir dalam acara itu Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Ketua Umum Apersi Eddy Ganefo, serta pengurus Apersi provinsi di Indonesia.
Wapres mengatakan masyarakat Indonesia saat ini sudah banyak yang menuju kelas menengah dan mereka memiliki uang untuk membeli rumah yang seharusnya jatah masyarakat kurang mampu.
Masyarakat menengah itu, kata Wapres, membeli rumah untuk tujuan investasi dan tidak digunakan sendiri.
"Mereka berpikiran daripada di deposito atau ditabung lebih baik dibelikan rumah untuk investasi sehingga menyebabkan ketersediaan papan tidak pas sasaran," kata Wapres.
Pewarta : Ahmad Wijaya
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
