Mohammed Moursi Menghilang

Selasa, 16 Juli 2013 13:31 WIB

Kairo (antarasulteng.com) - Hingga saat ini publik Mesir dan kawasan tidak tahu persis di mana Mohammad Moursi berada pasca digulingkan militer negara itu. Hal ini makin memperkisruh keadaan, dan memicu spekulasi macam-macam, baik di dalam maupun di luar negeri.

Moursi dikabarkan ditahan di satu tempat yang tidak diketahui. Menanggapi ini, perdebatan mengenai penahanannya tampaknya makin panas setelah Amerika Serikat dan Jerman mengeluarkan seruan bagi pembebasan Moursi.

"Transparansi dan situasi yang jelas mengenai status hukum Moursi, apakah ia ditahan dengan tuduhan atau memilih secara sukarela dikucilkan, adalah keharusan guna menghindari gangguan dalam negeri atau campur tangan internasional," kata ahli keamanan setempat, Fouad Alaam.

"Kewajiban pemerintahan sementara Mesir-lah untuk memberi penjelasan kepada rakyat mengenai prosedur hukum yang akan diambil mengenai presiden terguling tersebut," kata Alaam.

Kantor Jaksa Agung Mesir, Sabtu (13/7), melancarkan penyelidikan mengenai komplain terhadap Moursi dan tokoh lain kubu Islam termasuk pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie. Ikhwanul Muslimin, kelompok yang dulu adalah gerakan bawah tanah pada pemerintahan Raja Idris III, adalah pendukung fanatik Moursi.

Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

Teheran ancam beri "pelajaran tak terlupakan" jika AS serang Iran

13 January 2026 9:00 Wib

Pertokoan di Iran tetap buka meski ada protes

12 January 2026 6:51 Wib

Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

08 January 2026 10:16 Wib

Iran ucapkan belasungkawa atas banjir Sumatera, tawarkan bantuan

02 December 2025 8:50 Wib

Timnas voli putri dapatkan medali perak setelah takluk 2-3 dari Iran

30 October 2025 5:39 Wib
Terpopuler

AMSI Sulteng perkuat peliputan isu lingkungan lewat pelatihan jurnalis

Humaniora - 08 January 2026 18:20 Wib

Pemprov-BP3KP Sulawesi perkuat koordinasi untuk program perumahan

Seputar Sulteng - 11 January 2026 19:07 Wib

Adames bersiap hadapi Williams untuk pertahankan sabuk juara dunia WBC

Humaniora - 23 jam lalu

Polda panen jagung di lahan 12,5 hektare dukung ketahanan pangan

Ekonomi Dan Keuangan - 08 January 2026 18:21 Wib

Ditjenpas Sulteng perkuat pengembangan SDM untuk pemasyarakatan PRIMA

Polhukam - 11 January 2026 19:09 Wib