Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

id Iran,Campur tangan AS,Sanksi AS

Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

Ilustrasi Iran dan Amerika Serikat./ANTARA/Anadolu/py

istanbul (ANTARA) - Teheran mengecam apa yang disebutnya campur tangan Amerika Serikat dalam urusan dalam negeri Iran di tengah protes di sejumlah kota. Teheran pun menuding Washington bersikap bermusuhan terhadap rakyat Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran, dalam pernyataannya pada Rabu, menilai AS menunjukkan perilaku menipu dan kebijakan bermusuhan terhadap Teheran, serta menolak pernyataan Washington terkait situasi domestik negara itu.

Pernyataan tersebut dikeluarkan menyusul komentar Presiden AS Donald Trump pada Jumat yang mengatakan Washington akan “datang menyelamatkan” demonstran jika Teheran menggunakan kekuatan mematikan, komentar yang memicu kemarahan pejabat tinggi Iran.

Mengacu pada konstitusi Iran, kementerian menyatakan aksi protes damai diakui secara resmi dan pemerintah berupaya menanggapi tuntutan sah masyarakat melalui kerangka hukum yang berlaku.

Iran menyebut sebagian besar persoalan ekonomi negara itu bersumber dari sanksi AS, yang dinilai telah menekan perdagangan, keuangan, dan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu juga menuduh AS berupaya menghasut kekerasan dan terorisme melalui penyebaran informasi keliru, dengan memanfaatkan apa yang disebutnya perang ekonomi dan psikologis.

Iran diguncang protes luas dalam beberapa pekan terakhir seiring memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial, yang telah melampaui 1.350.000 per dolar AS.

Sejumlah insiden kekerasan juga dilaporkan terjadi antara demonstran dan aparat keamanan, meski otoritas menegaskan langkah pengamanan dilakukan sesuai hukum yang berlaku.

Sumber: Anadolu


Pewarta :
Editor : Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.