Palu (ANTARA) - Pasangan suami-istri di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah diterkam buaya saat hendak mencari sayur-sayuran di sekitar sungai kabupaten itu.

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes saat dihubungi, Senin mengatakan keduanya diterkam buaya saat sedang mencari sayur-sayuran di sekitar sungai Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide pada Minggu (23/8) sekitar 16.18 WITA.

"Kami menerima informasi dari warga setempat pada Senin (24/8) sekitar Pukul 08.45 WITA. atas informasi itu, kami langsung mengerahkan personel dari Pos SAR Tolitoli melakukan upaya pencarian," ujar Andrias.

Dia menuturkan, kedua korban bernama  Okol (47) jenis kelamin laki-laki dan Erni (44) jenis kelamin perempuan berada di sekitar sungai, awalnya sang suami diterkam buaya tetapi masih dapat meloloskan diri, lalu buaya beralih menerkam sang istri dan ditarik ke sungai.

"Sampai saat ini Erni belum ditemukan keberadaanya. Warga setempat masih melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian," kata Andrias menambahkan.

Dikemukakannya, personel Pos SAR Tolitoli diberangkatkan menempuh jarak sekitar 1,5 jam melalui jalur darat ke lokasi kejadian. 

Guna memudahkan kegiatan operasi, tim SAR membawa satu unit mobil rescue doubel cabin untuk mengangkut personel, kemudian satu unit rubber boat atau perahu karet serta peralatan pendukung lainnya.

"Operasi hari ini dilakukan di sekitar tempat kejadian, yang sebelumnya personel kami berkoordinasi dengan keluarga dan warga setempat guna memudahkan kegiatan pencarian," ucap Andrias.

Dikemukakannya, pada kegiatan operasi SAR, Basarnas mengerahkan tiga personel dibantu satu personel Bhabinkamtibmas dan satu personel Bhabinsa serta 20 orang warga setempat.

"Semoga operasi SAR ini membuahkan hasil. Kami tidak ingin hal buruk terjadi kepada korban dan kami minta keluarga tetap bersabar, tim SAR sedang berupaya mencari dengan segala kemampuan mereka," demikian Andrias.

Pewarta : Moh. Ridwan
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2024