Apple dilaporkan berencana produksi lebih banyak iPhone tahun depan
Rabu, 16 Desember 2020 11:41 WIB
Ilustrasi iPhone (apple.com)
Jakarta (ANTARA) - Apple dilaporkan berencana untuk meningkatkan jumlah produksi iPhone sekira 30 persen menjadi 96 juta unit pada paruh pertama 2021.
Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, dikutip dari Reuters, Rabu, Apple telah meminta pemasok untuk memproduksi sekitar 95 hingga 96 juta iPhone.
Target itu akan mencakup iPhone 12 terbaru, serta model yang lebih lama iPhone 11 dan SE, namun bisa saja terganggu karena kekurangan komponen utama.
Laporan tentang raksasa teknologi yang berbasis di California itu muncul saat para analis memperdebatkan kemungkinan peningkatan dari peluncuran handset 5G-nya.
Apple, yang pada Oktober mencatat penurunan paling tajam dalam penjualan handset setidaknya dalam tiga tahun, memperkirakan pertumbuhan pendapatan iPhone akan berada dalam satu digit pada kuartal saat ini, kuartal pertama dari tahun fiskal 2021.
Apple juga dilaporkan berencana untuk memproduksi hingga 230 juta iPhone secara total tahun depan, naik 20 persen dari 2019, meskipun target tersebut akan ditinjau dan direvisi secara berkala sebagai tanggapan atas permintaan konsumen.
Saham Apple melonjak dalam dua tahun terakhir karena berhasil mendiversifikasi aliran pendapatannya ke aksesori, layanan dan perangkat keras yang lebih luas, langkah mengurangi ketergantungannya pada iPhone.
Meski begitu, ponsel Apple, yang telah mendukung kesuksesan perusahaan sejak diluncurkan oleh mendiang CEO Steve Jobs pada 2007, menghasilkan lebih dari 40 persen pendapatan.
Apple saat ini dikabarkan sedang mengerjakan Apple TV terbaru dan mempersiapkan jadwal produksi 2021 yang agresif untuk MacBook Pro dan iMac Pro.
Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, dikutip dari Reuters, Rabu, Apple telah meminta pemasok untuk memproduksi sekitar 95 hingga 96 juta iPhone.
Target itu akan mencakup iPhone 12 terbaru, serta model yang lebih lama iPhone 11 dan SE, namun bisa saja terganggu karena kekurangan komponen utama.
Laporan tentang raksasa teknologi yang berbasis di California itu muncul saat para analis memperdebatkan kemungkinan peningkatan dari peluncuran handset 5G-nya.
Apple, yang pada Oktober mencatat penurunan paling tajam dalam penjualan handset setidaknya dalam tiga tahun, memperkirakan pertumbuhan pendapatan iPhone akan berada dalam satu digit pada kuartal saat ini, kuartal pertama dari tahun fiskal 2021.
Apple juga dilaporkan berencana untuk memproduksi hingga 230 juta iPhone secara total tahun depan, naik 20 persen dari 2019, meskipun target tersebut akan ditinjau dan direvisi secara berkala sebagai tanggapan atas permintaan konsumen.
Saham Apple melonjak dalam dua tahun terakhir karena berhasil mendiversifikasi aliran pendapatannya ke aksesori, layanan dan perangkat keras yang lebih luas, langkah mengurangi ketergantungannya pada iPhone.
Meski begitu, ponsel Apple, yang telah mendukung kesuksesan perusahaan sejak diluncurkan oleh mendiang CEO Steve Jobs pada 2007, menghasilkan lebih dari 40 persen pendapatan.
Apple saat ini dikabarkan sedang mengerjakan Apple TV terbaru dan mempersiapkan jadwal produksi 2021 yang agresif untuk MacBook Pro dan iMac Pro.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cara menonton peluncuran iPhone 16 dalam ajang Apple "It's Glowtime"
09 September 2024 8:54 WIB, 2024
Dapatkan Toyota Impian dengan DP 20 Jutaan dan raih hadiah Lucky Draw 1 unit All New Voxy & 200 Iphone 12 mini
20 February 2021 12:40 WIB, 2021
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG kembali gelar donor darah, berhasil kumpulkan 250 kantong darah untuk Banggai
11 May 2026 14:03 WIB
Tunjukkan dominasi, pebalap belia Astra Honda melesat di Thailand Talent Cup 2026
04 May 2026 13:50 WIB
DSLNG perkuat kolaborasi Energi, Pemerintah tegaskan dukungan regulasi investasi
24 April 2026 19:57 WIB
PT Vale Indonesia buka lowongan kerja hingga 17 April 2026, Ini daftar posisinya
14 April 2026 9:20 WIB