Kominfo terusberupaya tingkatkan pemanfaatan Palapa Ring
Sabtu, 27 Maret 2021 12:39 WIB
Palapa Ring Timur. (antaranews.com)
Denpasar (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berupaya meningkatkan pemanfaatan infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring.
"Untuk meningkatkan secara riil, perlu pembiayaan yang besar dan perlu kerja sama yang luas," kata Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, saat ditemui di Denpasar, Bali, Jumat (26/3/2021).
Pemerintah melalui Kominfo dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menyelesaikan pembagunan infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring paket Barat, Tengah dan Timur sejak 2019 lalu.
Sejak selesai dibangun dan bisa digunakan secara komersial, utilisasi Palapa Ring Barat sekarang ini mencapai sekitar 50 persen, sementara wilayah Tengah dan Timur masing-masing mencapai 20 persen, ditinjau dari kapasitas terpasang.
"Untuk meningkatkan utilisasi itu, dibutuhkan juga pemanfaatan terhadap kapasitas terpasang," kata Johnny.
Pemanfaatan kapasitas terpasang dipengaruhi dua hal, yaitu jaringan yang terhubung dengan baik dan penggunaan oleh konsumen, baik masyarakat maupun industri.
Salah satu cara untuk meningkatkan pemanfaatan infrastruktur adalah dengan mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah untuk masuk ke pasar daring, dari yang selama ini berjualan secara langsung di toko.
Migrasi ke plaftorm perniagaan daring juga dipicu pandemi COVID-19, yang menyebabkan aktivitas di luar rumah harus dibatasi untuk menekan penyebaran virus corona.
Sementara itu, untuk konektivitas jaringan, salah satunya melalui pembangunan menara base transceiver station (BTS) agar jaringan bisa saling terhubung dengan baik.
Jangka menengah, peningkatan utilisasi Palapa Ring adalah dengan menghubungkannya ke jaringan regional maupun internasional, yang menurut Johnny tidak bisa dilakukan secara cepat.
Direktur Utama BAKTI Anang Latif menyatakan utilisasi Palapa Ring terus berjalan dan tumbuh seiring dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di 12.548 titik oleh BAKTI maupun operator seluler.
Indonesia memiliki jaringan tulang punggung serat optik sepanjang 342.239 kilometer, 12.229 diantaranya merupakan infrastruktur Palapa Ring.
"Untuk meningkatkan secara riil, perlu pembiayaan yang besar dan perlu kerja sama yang luas," kata Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, saat ditemui di Denpasar, Bali, Jumat (26/3/2021).
Pemerintah melalui Kominfo dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menyelesaikan pembagunan infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring paket Barat, Tengah dan Timur sejak 2019 lalu.
Sejak selesai dibangun dan bisa digunakan secara komersial, utilisasi Palapa Ring Barat sekarang ini mencapai sekitar 50 persen, sementara wilayah Tengah dan Timur masing-masing mencapai 20 persen, ditinjau dari kapasitas terpasang.
"Untuk meningkatkan utilisasi itu, dibutuhkan juga pemanfaatan terhadap kapasitas terpasang," kata Johnny.
Pemanfaatan kapasitas terpasang dipengaruhi dua hal, yaitu jaringan yang terhubung dengan baik dan penggunaan oleh konsumen, baik masyarakat maupun industri.
Salah satu cara untuk meningkatkan pemanfaatan infrastruktur adalah dengan mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah untuk masuk ke pasar daring, dari yang selama ini berjualan secara langsung di toko.
Migrasi ke plaftorm perniagaan daring juga dipicu pandemi COVID-19, yang menyebabkan aktivitas di luar rumah harus dibatasi untuk menekan penyebaran virus corona.
Sementara itu, untuk konektivitas jaringan, salah satunya melalui pembangunan menara base transceiver station (BTS) agar jaringan bisa saling terhubung dengan baik.
Jangka menengah, peningkatan utilisasi Palapa Ring adalah dengan menghubungkannya ke jaringan regional maupun internasional, yang menurut Johnny tidak bisa dilakukan secara cepat.
Direktur Utama BAKTI Anang Latif menyatakan utilisasi Palapa Ring terus berjalan dan tumbuh seiring dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di 12.548 titik oleh BAKTI maupun operator seluler.
Indonesia memiliki jaringan tulang punggung serat optik sepanjang 342.239 kilometer, 12.229 diantaranya merupakan infrastruktur Palapa Ring.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berada di ring satu investasi terbesar di Morut, Bupati harapkan Desa Tanauge berkembang pesat
03 November 2022 7:20 WIB, 2022
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG dorong kesiapan Gen Z masuk industri energi melalui energy connect 5.0
29 January 2026 15:46 WIB
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
Kalibrasi kompetensi guru dan pelajar SMK, AHM gelar festival vokasi Satu Hati 2026
03 December 2025 14:14 WIB
Wujudkan tata kelola perusahaan yang baik, DSLNG sosialisasikan pedoman perilaku dan keselamatan untuk mitra bisnis
01 December 2025 14:02 WIB
Veda dan Ramadhipa siap tutup musim 2025 dengan hasil gemilang di Valencia
24 November 2025 10:29 WIB