Tips jaga imunitas tubuh saat suhu dingin
Jumat, 9 Juli 2021 20:49 WIB
Ilustrasi menyiapkan makanan sehat (Pexel)
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat akhir-akhir ini suhu udara malam hari di sekitar Pulau Jawa hingga NTT terasa lebih dingin. Lalu bagaimana cara kita menjaga imunitas tubuh di saat kondisi seperti ini?
Ahli gizi masyarakat Dr dr Tan Shot Yen, M.Hum mengatakan sebetulnya kekebalan tubuh merupakan sesuatu yang amat kompleks. “Tidak ada satu cara jitu untuk itu,” ujarnya melalui keterangan teks, Kamis (8/7).
Pada dasarnya kondisi imunitas tubuh antarmanusia berbeda-beda sebab kebiasaan atau gaya hidup setiap orang tidaklah sama.
“Kebiasaan makan, kebiasaan leyeh-leyeh, dan kebiasaan stres turut andil membentuk imunitas seseorang," kata dr Tan.
Ia juga mengatakan pada dasarnya tubuh manusia sehat diciptakan agar mampu beradaptasi dengan berbagai cuaca dan iklim sehingga tak ada perbedaan khusus saat menjaga imun di suhu yang berbeda.
Dokter Tan setidaknya membagikan lima hal yang perlu diperhatikan agar kekebalan tubuh meningkat.
Pertama, konsumsilah buah-buahan yang merupakan sumber antioksidan, vitamin, dan mineral terbaik.
Kedua, jangan lupa konsumsi sayur-sayuran yang mengandung prebiotik dan probiotik. Kedua kandungan tersebut berguna untuk perbaikan pencernaan sehingga imunitas pun ikut naik.
Ketiga, hindari sumber-sumber makanan yang bisa "menyabotase" kondisi kesehatan.
"Sumber sabotase itu di antaranya gula atau pemanis buatan, produk tinggi garam, pangan tinggi Omega 6, gorengan, daging prosesan dan diawetkan, pangan cepat saji, produk ultraproses dengan berbagai zat buatan, serta karbohidrat rafinasi, yaitu produk tepung dan gula yang telah melalui proses industri," kata dia.
Keempat, olahraga yang teratur sehingga antibodi ikut naik, performa sel darah putih ikut membaik, dan hormon stres juga bisa turun.
Kelima, yang tak kalah penting tubuh sangat membutuhkan asupan cahaya matahari, terutama saat di pagi hari. Sinar matahari mengandung vitamin D3 naik yang bermanfaat untuk meningkatkan respon imunitas.
Ahli gizi masyarakat Dr dr Tan Shot Yen, M.Hum mengatakan sebetulnya kekebalan tubuh merupakan sesuatu yang amat kompleks. “Tidak ada satu cara jitu untuk itu,” ujarnya melalui keterangan teks, Kamis (8/7).
Pada dasarnya kondisi imunitas tubuh antarmanusia berbeda-beda sebab kebiasaan atau gaya hidup setiap orang tidaklah sama.
“Kebiasaan makan, kebiasaan leyeh-leyeh, dan kebiasaan stres turut andil membentuk imunitas seseorang," kata dr Tan.
Ia juga mengatakan pada dasarnya tubuh manusia sehat diciptakan agar mampu beradaptasi dengan berbagai cuaca dan iklim sehingga tak ada perbedaan khusus saat menjaga imun di suhu yang berbeda.
Dokter Tan setidaknya membagikan lima hal yang perlu diperhatikan agar kekebalan tubuh meningkat.
Pertama, konsumsilah buah-buahan yang merupakan sumber antioksidan, vitamin, dan mineral terbaik.
Kedua, jangan lupa konsumsi sayur-sayuran yang mengandung prebiotik dan probiotik. Kedua kandungan tersebut berguna untuk perbaikan pencernaan sehingga imunitas pun ikut naik.
Ketiga, hindari sumber-sumber makanan yang bisa "menyabotase" kondisi kesehatan.
"Sumber sabotase itu di antaranya gula atau pemanis buatan, produk tinggi garam, pangan tinggi Omega 6, gorengan, daging prosesan dan diawetkan, pangan cepat saji, produk ultraproses dengan berbagai zat buatan, serta karbohidrat rafinasi, yaitu produk tepung dan gula yang telah melalui proses industri," kata dia.
Keempat, olahraga yang teratur sehingga antibodi ikut naik, performa sel darah putih ikut membaik, dan hormon stres juga bisa turun.
Kelima, yang tak kalah penting tubuh sangat membutuhkan asupan cahaya matahari, terutama saat di pagi hari. Sinar matahari mengandung vitamin D3 naik yang bermanfaat untuk meningkatkan respon imunitas.
Pewarta : Rizka Khaerunnisa
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penting lakukan latihan rutin untuk pulihkan fungsi tubuh pasca-stroke
12 August 2024 12:41 WIB, 2024
Terpopuler - Kesehatan & Lingkungan Hidup
Lihat Juga
Lanal Palu libatkan lintas sektor bersihkan pantai di tiga titik di Donggala
06 February 2026 16:08 WIB