BUMN Hungaria Undang Pemprov Dan Pemkota Palu
Kamis, 12 November 2015 19:00 WIB
Palu, (antarasulteng.com) - Badan Usaha Milik Negera (BUMN) asal Hungaria, Budapest Water Work, mengundang perwakilan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kota Palu berkunjung ke negara itu terkait rencana tindak lanjut investasi pengembangan dan penyediaan air bersih di Kota Palu.
Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sulawesi Tengah Christina Shandra Tobondo di Palu, Kamis, mengatakan dirinya sudah menerima surat resmi dari Budapest terkait rencana kerja sama investasi tersebut.
"Ini tindaklanjut dari LoI (letter off intent) yang ditandatangani pemerintah Kota Palu dengan Budapest Water Work pada acara Diplomatic Tour, Sail Tomini 2015 pada 17 September 2015 lalu," katanya.
Dia mengatakan pertemuan rencananya akan berlangsung pada 25-28 November di Hungaria bersama CEO Budapest Water Work dan jajarannya.
Shandra mengatakan Budapest ingin memperlihatkan kepada pemerintah Kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah teknologi yang diterapkan oleh perusahaan tersebut dalam mengelola air baku di negara itu.
"Mereka ingin meyakinkan kita dengan kemampuan teknologi yang mereka gunakan dalam mengelola air baku," katanya.
Menurut Shandra, Budapest rencananya akan berinvestasi di Kota Palu untuk mengelola air baku di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu.
Shandra berharap usai kunjungan pemerintah Kota Palu dan pemerintah provinsi ke Hungaria sudah ada titik terang rencana tindaklanjut investasi pengelolaan air baku di KEK Palu.
"Inilah salah satu dampak postif dari pelaksanaan Sail Tomini. Dengan promosi kita, peluang investasi itu semakin terbuka," katanya.
Sebelumnya mantan Wakil Wali Kota Palu Andi Mulhanan Tombolotutu mengatakan perusahaan tersebut bersedia membangun kantor serta menyediakan penampungan air dengan sistem pipanisasi untuk pengelolaan air bersih dari Sungai Palu pada 2016 mendatang.
Penampungan air itu mampu memproduksi 1.000 hingga 2.500 liter air perdetik, yang akan disalurkan lewat pipanisasi ke seluruh masyarakat di Kota Palu.
Ia mengakui bahwa Pemkot Palu sampai saat ini masih sangat terbatas dalam penyediaan anggaran untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupaya penyediaan air bersih dan air baku.
Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sulawesi Tengah Christina Shandra Tobondo di Palu, Kamis, mengatakan dirinya sudah menerima surat resmi dari Budapest terkait rencana kerja sama investasi tersebut.
"Ini tindaklanjut dari LoI (letter off intent) yang ditandatangani pemerintah Kota Palu dengan Budapest Water Work pada acara Diplomatic Tour, Sail Tomini 2015 pada 17 September 2015 lalu," katanya.
Dia mengatakan pertemuan rencananya akan berlangsung pada 25-28 November di Hungaria bersama CEO Budapest Water Work dan jajarannya.
Shandra mengatakan Budapest ingin memperlihatkan kepada pemerintah Kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah teknologi yang diterapkan oleh perusahaan tersebut dalam mengelola air baku di negara itu.
"Mereka ingin meyakinkan kita dengan kemampuan teknologi yang mereka gunakan dalam mengelola air baku," katanya.
Menurut Shandra, Budapest rencananya akan berinvestasi di Kota Palu untuk mengelola air baku di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu.
Shandra berharap usai kunjungan pemerintah Kota Palu dan pemerintah provinsi ke Hungaria sudah ada titik terang rencana tindaklanjut investasi pengelolaan air baku di KEK Palu.
"Inilah salah satu dampak postif dari pelaksanaan Sail Tomini. Dengan promosi kita, peluang investasi itu semakin terbuka," katanya.
Sebelumnya mantan Wakil Wali Kota Palu Andi Mulhanan Tombolotutu mengatakan perusahaan tersebut bersedia membangun kantor serta menyediakan penampungan air dengan sistem pipanisasi untuk pengelolaan air bersih dari Sungai Palu pada 2016 mendatang.
Penampungan air itu mampu memproduksi 1.000 hingga 2.500 liter air perdetik, yang akan disalurkan lewat pipanisasi ke seluruh masyarakat di Kota Palu.
Ia mengakui bahwa Pemkot Palu sampai saat ini masih sangat terbatas dalam penyediaan anggaran untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupaya penyediaan air bersih dan air baku.
Pewarta : Adha Nadjemuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Danantara harus jadi alat negara mengembalikan saham BUMN ke pangkuan bangsa
06 February 2026 17:48 WIB