Palu (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) membawa konsep hilirisasi komoditas kelapa ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta.
“Kunjungan ke Bappenas ini untuk menyampaikan rencana hilirisasi kelapa dan membahas potensi pariwisata Danau Paisupok. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan daerah, khususnya bagi masyarakat dan petani,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam keterangan tertulis di Palu, Sulteng, Kamis.
Menurut dia, kunjungan itu bertujuan memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap agenda pembangunan, yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan petani.
Hilirisasi kelapa dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian, sementara Danau Paisupok diproyeksikan sebagai destinasi unggulan pariwisata Sulawesi Tengah.
Dalam kunjungan itu, rombongan Pemprov Sulteng diterima Staf Khusus Menteri PPN Sukmo Harsono, yang menyampaikan terima kasih atas peluang kerja sama itu.
Menurut dia, perencanaan yang baik akan menghasilkan keputusan terbaik untuk kemaslahatan rakyat.
“Kami berterima kasih kepada gubernur, karena melibatkan kami dalam upaya memajukan daerah. Tentunya perencanaan yang baik akan menghasilkan keputusan yang baik pula,” katanya.
Bappenas secara khusus, lanjut Sukmo, mendukung semua program dan rencana pemerintah daerah untuk membangun ekonomi kerakyatan dan mengentaskan kemiskinan. Sebab, hal itu sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto.
Melalui pertemuan ini, Pemprov Sulawesi Tengah berharap sinergi dengan Bappenas dapat mempercepat realisasi program hilirisasi dan pengembangan pariwisata, yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
