
Rusman Ramli dukung UMKM di Palu dengan bantuan modal usaha

Palu (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palu, Rusman Ramli mendukung penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada masyarakat saat pelaksanaan reses atau penjaringan aspirasi pada caturwulan I tahun sidang 2026, Kamis malam.
“Pada reses kami mendengar kritik, aspirasi masyarakat soal pembangunan daerah, ekonomi, pendidikan, dan hal lainnya untuk kami perjuangankan,” kata Rusman Ramli.
Rusman menjelaskan bahwa dirinya akan menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp2 juta kepada 10 pelaku usaha. Namun, bantuan tersebut diberikan dengan sejumlah persyaratan guna menjamin pemerataan dan ketepatan sasaran.
Menurutnya, pelaku usaha yang ingin mendapatkan bantuan modal wajib mengajukan proposal. Selain itu, pelaku UMKM yang sudah pernah menerima bantuan tidak diperkenankan kembali mengajukan permohonan.
“Kalau pelaku UMKM yang sudah mendapat bantuan tidak bisa lagi mengajukan ke saya agar ada pemerataan, saya tunggu proposal sampai tanggal 20 Februari 2026,” terangnya.
Rusman juga menegaskan bahwa pelaku usaha penerima bantuan harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Hal ini dilakukan untuk memastikan legalitas dan kejelasan usaha yang dijalankan.
“Usahanya harus jelas karena akan ada verifikasi sebelum bantuan modal usaha diberikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rusman Ramli menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses akan dikawal secara transparan.
Ia memastikan setiap usulan akan dimasukkan ke dalam sistem perencanaan pembangunan daerah.
“Aspirasi tidak langsung direalisasikan tahun ini dan usulan itu harus masuk ke sistem pembangunan daerah sehingga jika terealisasi programnya maka laporannya jelas,” pungkasnya.
Pewarta : Kristina Natalia
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
