Centennial, Colo - Tersangka dalam perkara Colorado, James Holmes, yang didakwa melakukan pembunuhan dalam penembakan membabi buta di bioskop pinggiran kota Denver, memiliki "gangguan jiwa" dan mencoba mendapatkan bantuan sebelum penembakan, kata pengacaranya di pengadilan pada Kamis.
        
Holmes, yang dituduh sebagai aktor dalam penembakan di tengah penayangan film tengah malam "The Dark Knight Rises" di kota pinggiran Aurora, hadir dalam pemeriksaan itu. Dalam sidang tersebut, hakim mempertimbangkan permintaan 20 organisasi media untuk membuka segel dokumen, yang berhubungan dengan kasusnya.
        
Pengacara Holmes, Daniel King, berulang kali menyebut gangguan jiwa yang diderita kliennya namun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang penyakit yang dimaksud.
        
"Dia mencoba untuk mendapatkan bantuan terkait gangguan jiwanya," kata King.
        
Dua belas orang tewas dan 58 lainnya luka-luka dalam insiden penembakan itu.
        
Holmes tampil di persidangan dengan mengenakan seragam penjara warga merah marun dan belenggu di pergelangan tangan dan kakinya. Cat rambutnya yang semula berwarna orange terang mulai memudar menjadi merah jambu di beberapa bagian. Ia juga tampak tidak bercukur. (Ant/Rtr)

Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2024