Wapres minta Lemhannas membentuk tim kaji khusus terkait Papua
Selasa, 19 April 2022 17:41 WIB
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin memberikan sambutan secara virtual pada acara Syiar Islam dan Tarhib Ramadhan 1443 H Majelis Ulama Indonesia, di Jakarta, Kamis (31/3/2022). ANTARA/BPMI Setwapres/aa.
Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin meminta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI membentuk tim kaji khusus terkait Papua untuk memastikan langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua membawa perubahan signifikan di Papua.
"Arahan Wapres agar kami membentuk tim pengkaji khusus terkait Papua untuk memastikan perubahan pendekatan yang sedang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua akan membawa perubahan signifikan, baik untuk keamanan Papua maupun kesejahteraan rakyat Papua," ujar Gubernur Lemhannas RI Andi Widjajanto seusai bertemu Wapres di Jakarta, Selasa.
Andi menyampaikan Lemhannas akan segera melakukan kajian tentang Papua sebagaimana diarahkan Wapres. Selanjutnya kajian tersebut akan dilaporkan kepada Tim Kantor Wapres.
Adapun pada kesempatan tersebut Andi sekaligus melaporkan kepada Wapres tentang tugas-tugas yang harus dilaksanakan di Lemhannas, yakni tentang ekonomi biru, ekonomi hijau, transformasi digital, pertahanan IKN, dan konsolidasi demokrasi.
Dia mengatakan hasil-hasil kajian tersebut akan didiskusikan secara lebih dalam dengan Tim Kantor Wapres.
"Arahan Wapres agar kami membentuk tim pengkaji khusus terkait Papua untuk memastikan perubahan pendekatan yang sedang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua akan membawa perubahan signifikan, baik untuk keamanan Papua maupun kesejahteraan rakyat Papua," ujar Gubernur Lemhannas RI Andi Widjajanto seusai bertemu Wapres di Jakarta, Selasa.
Andi menyampaikan Lemhannas akan segera melakukan kajian tentang Papua sebagaimana diarahkan Wapres. Selanjutnya kajian tersebut akan dilaporkan kepada Tim Kantor Wapres.
Adapun pada kesempatan tersebut Andi sekaligus melaporkan kepada Wapres tentang tugas-tugas yang harus dilaksanakan di Lemhannas, yakni tentang ekonomi biru, ekonomi hijau, transformasi digital, pertahanan IKN, dan konsolidasi demokrasi.
Dia mengatakan hasil-hasil kajian tersebut akan didiskusikan secara lebih dalam dengan Tim Kantor Wapres.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Mohamad Ridwan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahfud MD ajak bangun kerukunan di tengah potensi perbedaan Hari Raya Idulfitri
18 April 2023 8:53 WIB, 2023
Pengadilan Negeri Jaksel agendakan sidang pembelaan Ferdy Sambo dan ajudan Selasa
24 January 2023 8:24 WIB, 2023
Wapres Ma'ruf berharap Indonesia betul-betul miliki generasi emas pada 2045
31 May 2022 15:33 WIB, 2022
Wapres Ma'ruf ajak perempuan jadi pionir kebaikan dan aktif sampaikan gagasan
26 March 2022 16:19 WIB, 2022
Wapres Ma'ruf: Bank syariah wajib sesuaikan dengan keuangan berkelanjutan
13 October 2021 11:22 WIB, 2021