Palu (ANTARA) - Kodam XXIII/Palaka Wira memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Yayasan Alkhairaat dalam mendukung program pemerintah pusat dan menjaga stabilitas keamanan di Sulawesi Tengah.
“Kunjungan ini untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI AD, khususnya Kodam XXIII/Palaka Wira, dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah,” kata Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar di Palu, Rabu.
Pangdam melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua Utama Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri.
Dalam pertemuan itu, Pangdam menyampaikan komitmen Kodam untuk menjalin kerja sama dengan Yayasan Alkhairaat di sejumlah bidang strategis, mulai dari ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pembinaan generasi muda.
Salah satu kerja sama yang dibahas adalah pengembangan pertanian beras organik yang diharapkan dapat menjadi produk unggulan Kodam XXIII/Palaka Wira dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Selain itu, ia juga menyoroti peredaran narkoba yang masih menjadi ancaman serius, khususnya di Sulawesi Tengah yang tercatat sebagai salah satu wilayah dengan tingkat peredaran narkoba nomor urut ketiga tertinggi di Indonesia.
Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Yayasan Alkhairaat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan peredaran narkoba serta menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.
“Narkoba adalah musuh bersama, bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat, karena narkoba telah terbukti merusak masa depan generasi muda bangsa,” katanya.
Ia mengharapkan kunjungan ini semakin memperkuat sinergi antara Kodam XXIII/Palaka Wira dan Yayasan Alkhairaat dalam menjaga stabilitas keamanan, membangun kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Ketua Utama PB Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri menyampaikan bahwa Yayasan Alkhairaat selama ini bergerak di bidang pendidikan, dakwah, pembinaan sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi umat.
Pada penguatan ekonomi, kata dia, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kementerian Pertahanan terkait program Petani Bela Negara sebagai bagian dari dukungan penanaman bela negara kepada seluruh elemen masyarakat. Selain itu, juga membahas tentang program ketahanan pangan nasional (Hanpangan).
Ia juga menegaskan dukungan Alkhairaat terhadap upaya pemberantasan narkoba di daerah ini.
“Peredaran dan penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa, sehingga diperlukan kerja sama semua pihak, termasuk tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat secara luas,” katanya.
