
Pengunjung nikmati atraksi barongsai di TMII

Jakarta (ANTARA) - Ratusan pengunjung memadati Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, untuk menyaksikan atraksi barongsai saat Tahun Baru Imlek 2026.
Seorang pengunjung asal Karawang, Nafkiano Al-Fahrezi (9) mengaku antusias menikmati atraksi barongsai saat menghabiskan waktu libur sekolah di Jakarta bersama keluarganya.
Nafkiano di TMII, Jakarta Timur, Selasa, datang bersama sepupu, orang tua dan adiknya untuk berlibur sekaligus menyaksikan pertunjukan barongsai di TMII.
Dia mengaku sengaja memanfaatkan masa liburan sekolah untuk berjalan-jalan dan mencari hiburan.
"Ke sini aku lihat barongsai, seru banget. Aku sama sepupu, orang tua, adek. Aku mau liburan aja, kan libur sekolah, mau jalan-jalan," ujarnya.
Menurut dia, pertunjukan barongsai yang disajikan sangat menarik dan menghibur. Dia terkesan dengan berbagai atraksi yang ditampilkan para pemain, mulai dari lompatan, naik meja hingga salto.
"Menurut aku atraksi barongsai-nya bagus, loncat, naik meja, sampai ada salto juga tadi. Sempat mau jatuh, lihatnya seru," katanya.
Tak hanya itu, Nafkiano juga merasa senang karena mendapatkan angpao dari para pemain barongsai. Dia mengaku baru pertama kali menyaksikan pertunjukan tersebut secara langsung.
"Dikasih angpao juga tadi sama kakak-kakak. Aku baru pertama kali ke sini, jadi seru lihatnya rame," ujar Nafkiano.
Setelah menyaksikan pertunjukan, Nafkiano berencana melanjutkan kegiatan dengan berkeliling bersama orang tuanya. Dia berharap dapat menikmati lebih banyak hiburan selama berada di lokasi tersebut.
Pengunjung lainnya, Rasya (42) mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menyaksikan langsung pertunjukan barongsai. Menurutnya, momen Imlek di TMII selalu menghadirkan suasana yang berbeda.
"Setiap tahun saya selalu sempatkan ke sini saat Imlek. Anak-anak senang melihat barongsai, sekaligus bisa belajar tentang budaya Tionghoa," ujar Rasya.
Rasya menilai, pertunjukan barongsai di TMII tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi masyarakat.
"Selain hiburan, ini juga memperkenalkan nilai-nilai toleransi dan keberagaman. Kita bisa melihat bagaimana budaya Tionghoa dirayakan bersama-sama," katanya.
Adapun sejak pagi hari, pengunjung mulai berdatangan bersama keluarga dan kerabat. Mereka tampak antusias menunggu penampilan barongsai yang digelar di Plaza Kori Agung, TMII.
Dentuman tambur, simbal dan gong yang mengiringi tarian barongsai semakin menambah semarak suasana. Atraksi barongsai menjadi salah satu daya tarik utama TMII selama Pekan Imlek tahun ini.
Para penari menampilkan gerakan lincah dan atraktif, mulai dari lompatan, putaran, hingga aksi akrobatik di atas tiang-tiang tinggi. Penampilan mengundang rasa kagum dan tepuk tangan meriah dari para penonton.
Salah satu daya tarik utama Festival Pecinan, yakni pertunjukan seni tradisional, seperti atraksi barongsai yang tampil memukau di hadapan pengunjung.
Selain itu, pengelola juga menghadirkan pertunjukan Wushu (Wushu Dance) yang menampilkan seni bela diri khas Tiongkok serta pertunjukan Bian Lian yang turut menambah nuansa oriental dalam perayaan tersebut.
Tak hanya menghadirkan hiburan budaya, TMII juga menyiapkan festival kuliner bertema Imlek.
Beragam makanan khas disajikan kepada pengunjung, mulai dari bakmi, gohyong hingga aneka hidangan lainnya yang identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Terkait dengan aspek kehalalan makanan, Suherman memastikan bahwa seluruh kuliner yang dijual di kawasan TMII telah melalui proses seleksi dan dipastikan halal.
Pewarta : Siti Nurhaliza
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
